nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lelang Surat Utang Turun, Ini Kata Sri Mulyani

Ulfa Arieza, Jurnalis · Selasa 03 Juli 2018 19:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 03 20 1917414 lelang-surat-utang-turun-ini-kata-sri-mulyani-hpLZyuSgqu.jpeg Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Ulfa/Okezone

JAKARTA - Lelang Surat Utang Negara (SUN) tidak mengalami kenaikan malah cenderung turun tipis. Meskipun cenderung stagnan, Menteri Keuangan Sri Mulyani menuturkan hasil lelang tersebut cukup bagus di tengah dinamika nilai tukar Rupiah yang belum pulih.

"Kita hari ini memenangkan lebih dari Rp11 triliun dari Rp21 triliun saya rasa itu adalah salah satu bentuk dinamika pasar yang cukup baik apalagi mempertimbangkan situasi yang sekarang sedang terjadi," kata dia di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (3/7/2018).

Penguatan Kinerja APBN dari Realisasi Defisit Anggaran 0,64%  

Mengutip keterangan resmi Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, pemerintah melaksanakan lelang SUN pada tanggal 3 Juli 2018 untuk lima seri SPN12181004, SPN12190704, FR0063, FR0065, dan FR0075 melalui sistem lelang Bank Indonesia. Total penawaran yang masuk sebesar Rp21,46 triliun. Sementara total nominal yang dimenangkan dari kelima seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp11,32 triliun.

Pada periode lelang sebelumnya yang diadakan pada tanggal 5 Juni 2018 pemerintah melaksanakan lelang SUN juga mengadakan lelang SUN untuk enam seri SPN1218096, SPN12190606, FR0063, FR0064, FR0065, dan FR0076 melalui sistem lelang Bank Indonesia. Total penawaran yang masuk sebesar Rp29,30 triliun.

Penguatan Kinerja APBN dari Realisasi Defisit Anggaran 0,64%  

Sementara total nominal yang dimenangkan dari keenam seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp11,70 triliun. Turunnya hasil lelang surat utang negara seakan kontras dengan upaya Bank Sentral yang telah menaikkan suku binga acuan 50 basis poin sekaligus.

Kendati stagnan, Sri Mulyani juga menegaskan bahwa pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir tahun masih aman. Meskipun demikian, pemerintah harus melakukan pengelolaan APBN dengan hati-hati.

"Sampai hari ini saya rasa pembiayaan masih tetap bisa terjaga dengan baik," tukas dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini