nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kena Gusuran Proyek Kereta Cepat, TNI AU Dapat Rumah Baru

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 03 Juli 2018 16:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 03 470 1917285 kena-gusuran-proyek-kereta-cepat-tni-au-dapat-rumah-baru-FqIfu9rptr.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Hari ini telah dilakukan peresmian serah terima kunci rumah dinas pengganti milik TNI Angkatan Udara yang terelokasi oleh proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, berharap rumah dinas pengganti ini merupakan salah satu bukti komitmen PT KCIC dalam menjalankan proyek strategis nasional dengan baik.

"Hari ini adalah hari yang sangat istimewa bagi KCIC dan TNI AU. Semoga rumah pengganti ini bisa sangat bermanfaat dan memberi kenyamanan serta kehangatan bagi personil TNI beserta keluarga yang menempatinya," kata Rini saat menyaksikan seremoni serah terima di Lapangan Danu Setiawan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (3/7/2018).

Serah terima kunci tersebut dilakukan oleh Direktur Utama KCIC Chandra Dwiputra kepada Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna. Selain itu, serah terima ini juga disaksikan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

 

Rini menyampaikan, rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung berjalannya proyek infrastruktur modern yang dibangun tanpa menggunakan dana APBN ini. Termasuk Menteri Pertahanan, Menteri Keuangan, Panglima TNI, dan Kepala Staf Angkatan Udara beserta jajaran-jajarannya yang telah dengan sepenuh hati dan kerja keras membantu proses administrasi penggunaan lahan Halim Perdanakusuma untuk dimanfaatkan sebagai stasiun dan trase Kereta Cepat Jakarta Bandung.

"Sepanjang yang saya ketahui, proses administrasi ini telah melalui pembahasan yang panjang dan tidak mudah, namun berkat kerja keras serta pemikiran yang cermat juga cerdas dari Bapak dan Ibu beserta jajaran, Alhamdulillah proses-proses administrasi dapat terselesaikan dengan baik. Salah satu hasilnya dapat kita rasakan pada hari yang berbahagia ini," tutup Rini.

Terdapat 408 unit rumah dengan ragam tipe bangunan yang diserahterimakan pada kesempatan tersebut. Tipe 120 sebanyak 50 unit, tipe 72 sebanyak 150 unit dan tipe 60 sebanyak 208 unit.

Tak hanya itu, pihak KCIC pun melengkapi area rumah dinas dengan empat unit mess yang memiliki total kamar sebanyak 124 unit.

 

Area kompleks rumah dinas juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti gardu listrik, instalasi air bersih, balai pertemuan warga, masjid, taman, serta lapangan olahraga seperti voli, badminton, basket dan futsal. Bahkan KCIC pun membangun tribun dan renovasi stadion di Kompleks AU Halim.

Adapun sarana dan prasarana penunjang lainnya seperti jalan dan saluran, tempat parkir, rambu jalan, penerangan jalan, tempat pembuangan sampah serta pagar pembatas.

Untuk diketahui, pengerjaan konstruksi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ditargetkan bisa mencapai 25% pada akhir 2018. Sejauh ini, progres pembebasan lahan sudah mencapai sekitar 70%.

Di Halim sendiri saat ini tengah berlangsung pengerjaan Proyek Inlet Tunnel Kereta Cepat, tepatnya di KM 3 Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Inlet Tunnel 1 sepanjang 1.830 meter ini merupakan salah satu titik kritis dari total 16.375 meter tunnel yang akan dikerjakan selama 26 bulan.

Pada titik ini, telah diselesaikan pemadatan 2.700 m2 konstruksi jalan beton, jalan akses serta pembangunan bengkel pengelasan besi pancang.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini