nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Melonjak Ditopang Membaiknya Data Pekerjaan AS

ant, Jurnalis · Sabtu 07 Juli 2018 08:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 07 278 1919177 wall-street-melonjak-ditopang-membaiknya-data-pekerjaan-as-pD6Osmz2Mx.jpg Foto: Reuters

NEW YORK - Saham-saham di Wall Street lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena investor menyambut data pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 99,74 poin, atau 0,41% menjadi ditutup di 24.456,48 poin. Indeks S&P 500 meningkat 23,21 poin atau 0,85% menjadi berakhir di 2.759,82 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup melonjak 101,96 poin atau 1,34% menjadi 7.688,39 poin.

Keuntungan Dow dipimpin oleh Walgreens Boots Alliance dan Microsoft. Saham kedua perusahaan tersebut naik sekitar 1,4% pada penutupan pasar.

 

Semua 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan sektor kesehatan dan teknologi naik lebih dari satu persen, mengalahkan sisanya. Indeks Komposit Nasdaq juga naik, terutama karena saham Biogen melonjak 19,63%.

Para investor mencerna data terbaru dari pasar tenaga kerja AS.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan total payroll atau penggajian pekerjaan non-pertanian meningkat sebesar 213.000 pada Juni, mengalahkan konsensus pasar, sementara tingkat pengangguran naik menjadi 4,0%.

Laporan itu menunjukkan bahwa pertumbuhan lapangan pekerjaan terjadi dalam jasa-jasa profesional dan bisnis, manufaktur, serta perawatan kesehatan, sementara perdagangan ritel kehilangan lapangan pekerjaan.

 

Tingkat pengangguran naik menjadi 4,0%dan upah naik 2,7% dalam basis tahun ke tahun pada Juni, katanya.

Wall Street juga terus mencermati pergerakan tarif terbaru AS-China

Tarif baru AS pada USD34 miliar impor dari China berlaku pada Jumat (6/7/2018. Segera setelah itu, tarif pembalasan China dengan skala yang sama mulai berlaku.

Kekhawatiran meningkatnya perang dagang antara Washington dan negara-negara ekonomi utama lainnya, akan membatasi perolehan pasar, para ahli mencatat.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini