Setiap Rupiah Melemah Rp100, Biaya Impor Membengkak dan Harga Barang Naik

Feby Novalius, Jurnalis · Sabtu 07 Juli 2018 19:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 07 278 1919320 setiap-rupiah-melemah-rp100-biaya-impor-membengkak-dan-harga-barang-naik-UGo0Bp04bH.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan menaikan biaya impor. Hal tersebut tentu kurang baik karena harga produk diprediksi bakal naik.

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, setiap nilai tukar melemah Rp100 saja maka biaya impor akan langsung naik. Dengan demikian penjual akan menyesuaikan produk yang berkaitan dengan impor.

"Rupiah yang melemah berisiko naikan harga-harga kebutuhan pokok. Mulai dari beras, daging, gula sampai singkong, karena kita sebagian impor," tuturnya saat dihubungi Okezone.

 Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Terdepresiasi 50 Poin

Menurut Bhima, dalam kondisi tertentu maka naiknya laju inflasi yang selama ini masih terjaga bisa terancam bergejolak, karena hal ini berkaitan dengan daya beli masyarakat.

"Karena harga kebutuhan pokok naik tapi pendapatan masyarakat tidak naik," tuturnya.

 Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Terdepresiasi 50 Poin

Selain itu, pelemahan Rupiah bakal memicu kenaikan harga BBM nonsubsidi. Karena impor minyak selain ditentukan harga minyak dunia juga menggunakan valuta asing (valas) biasanya dolar AS.

"Semakin lemah Rupiah, biaya impor minyak menjadi mahal dan berdampak ke penyesuaian harga BBM. Lagi-lagi efeknya ke konsumsi masyarakat melambat," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini