nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keluar dari Tekanan, Rupiah Menguat ke 14.343

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Senin 09 Juli 2018 10:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 09 278 1919739 keluar-dari-tekanan-rupiah-menguat-ke-14-343-VMNxPXxSJN.jpg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA – Nilai tukar rupiah pagi ini berhasil keluar dari tekanan dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah mulai meninggalkan level Rp14.400 dan bertahan di level Rp14.300-an per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Senin (9/7/2018) pukul 09.47 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 32 poin atau 0,22% ke level Rp14.433 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.323 per USD-Rp14.345 per USD.

Sempat Sentuh Rp14.200 per Dolar AS, Rupiah Ditutup Menguat 0,53% 

Sementara Yahoofinance mencatat, Rupiah menguat 2 poin atau 0,01% menjadi Rp14.363 per USD. Dalam pantauan Yahoofinance, Rupiah berada dalam rentang Rp14.363 per USD hingga Rp14.365 per USD.

Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan bahwa pelemahan Rupiah harus diukur secara relatif dibandingkan dengan negara-negara lain. Saat ini pelemahan nilai tukar terhadap USD juga tengah terjadi atau dialami oleh negara-negara regional.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Terdepresiasi 50 Poin 

Tentunya, Perry menyatakan BI tidak tinggal diam atas pelemahan rupiah yang terjadi. Menurut Perry, BI telah menyiapkan langkah-langkah untuk menstabilisasikan pergerakan rupiah terhadap dolar AS, salah satunya dengan kebijakan suku bunga.

Memang, dalam Rapat Dewan Gubernur Juni lalu Bank Sentral Indonesia telah menaikkan suku bunga acuannya atau BI 7-day (Reverse) Repo Rate 50 bps dari 4,75% menjadi 5,25%.

Keputusan tersebut merupakan langkah lanjutan BI untuk secara pre-emptive, front-loading, dan ahead of the curve menjaga daya saing pasar keuangan domestik terhadap perubahan kebijakan moneter sejumlah negara dan ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi.

 

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini