Wall Street Tergelincir, Biang Keladinya Perang Dagang AS-China

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Rabu 11 Juli 2018 21:57 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 11 278 1921130 wall-street-tergelincir-biang-keladinya-perang-dagang-as-china-cgQ6429oDh.jpg Foto: Reuters

NEW YORK - Wall Street dibuka tergelincir pada pembukaan perdagangan hari Rabu waktu setempat, imbas aksi jual besar-besaran karena kembali meningkatnya ketegangan perang dagang setelah Amerika Serikat mengancam akan mengenakan tarif pada barang-barang China senilai USD200 miliar.

Melansir Reuters, Rabu (11/7/2018), indeks Dow Jones Industrial Average turun 141,78 poin, atau 0,57% ke 24.777,88, indeks S&P 500 turun 11,70 poin, atau 0,42% ke 2.782,14 dan indeks Nasdaq Composite turun 22,36 poin, atau 0,29% ke 7.736.84.

 

Pihak Washington mengeluarkan daftar ribuan tarif impor untuk China pada Selasa waktu setempat. karena Trump ingin mematok tarif baru. Menanggapi hal ini, China menuduh Amerika Serikat melakukan intimidasi dan memperingatkan akan memukul balik.

“Sayangnya, pasar belum mampu mengatasi tingkat kebijakan dan tarif perdagangan saat ini,” kata Kepala Strategi Pasar B. Riley FBR Art Hogan.

"Kekhawatiran atas perang dagang dan perdagangan benar-benar memiliki efek buruk, kurang begitu di pasar AS daripada pasar internasional, tetapi tentu saja menggigit," sambungnya.

 

Selain perang dagang AS-China, yang menambah ketegangan adalah pertemuan puncak NATO di Brussels, di mana Presiden Donald Trump menuduh Jerman sebagai tawanan Rusia. Dia juga ingin orang Eropa membayar lebih untuk pertahanan mereka sendiri.

Hal ini membuat saham-saham seperti Boeing, 3M, Caterpillar dan United Technologies turun masing-masing 1,2%-2%.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini