Chevron dan Pertamina Berebut Keloka Blok Rokan, Pemerintah Pilih Siapa?

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 11 Juli 2018 16:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 11 320 1920972 chevron-dan-pertamina-berebut-keloka-blok-rokan-pemerintah-pilih-siapa-Xi6b4FvNn1.jpg Foto: Reuters

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengaku sudah memasukan proposal untuk mengelola Blok Rokan di Riau. Bila diterima maka perseroan bakal mengambil alih kelola blok yang saat ini dikerjakan Chevron.

Menurut Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam, proposal untuk mengelola Blok Rokan sudah diberikan pada pemerintah. Hasilnya belum diketahui karena masih dievaluasi oleh Ditjen Migas dan SKK Migas.

"Kita udah berikan proposal. Kalau kita lihat memang mengusulkan blok itu 100% operator memungkinkan," tuturnya, di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

 

Asal tahu saja, Chevron Pasific Indonesia sudah mengajukan perpanjangan kontrak di Blok Rokan. Pasalnya, kontrak Chevron di Blok tersebut akan berakhir pada 2021.

Sebelumnya, perusahaan Amerika Serikat (AS) tersebut telah melakukan perpanjangan kontrak selama 20 tahun, sehingga total kontrak Chevron di Indonesia selama 50 tahun dan akhir di 2021.

"Bisa dikatakan bahwa kita sedang mendiskusikan mengenai perpanjangan Blok Rokan," ujar Senior Vice President Chevron Yanto Sianipar.

 

Yanto mengatakan, pihak Chevron membuka semua opsi untuk skema perpanjangan kontrak, baik gross split maupun cost recovery. Akan tetapi, Yanto tidak dapat menyebutkan kecendrungan perusahaan.

"Saya pikir diskusi yang ditawarkan mencari opsi terbaik," tuturnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini