Ganti Kartu ATM BCA Baru, Wanita Ini Dapati Datanya Digunakan Nasabah Lain

Hambali, Jurnalis · Rabu 11 Juli 2018 18:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 11 320 1921060 ganti-kartu-atm-bca-baru-wanita-ini-dapati-datanya-digunakan-nasabah-lain-9oOk2ZF3cr.jpg Foto: Nadia Tunjukan Dokumen Data BCA (Hambali/Okezone)

TANGERANG SELATAN - Kejadian tak mengenakkan dialami oleh salah satu nasabah PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Cabang Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel). Nasabah bernama Nadia Lisa Rahman (26) itu mendapati, jika ternyata data pribadinya digunakan juga oleh nasabah lain sejak tahun 2015 lalu.

Hal tersebut baru diketahui oleh Nadia pada Selasa 3 Juli 2018. Ketika itu dia mendatangi kantor cabang BCA Pamulang sekira pukul 10.00 WIB, dengan maksud mengganti kartu ATM lamanya dengan kartu baru, sekaligus juga mengaktifkan fitur M-Banking di handphonenya.

Saat mengantri dan mendapat pelayanan oleh Costumer Service Officer (CSO), tiba-tiba staf CS tersebut merasa bingung dengan data yang tampil di layar monitor sistem. Di mana foto dan tanda tangan dalam identitas fisik KTP yang diserahkan Nadia, ternyata berbeda dengan yang ada di sistem. Sedangkan data pokok lainnya sama persis.

"Waktu itu staf (CS) bertanya ke saya, apa bisa tandatangan seperti gambar KTP yang terlihat di layar monitor sistem? Terus saya jawab, itu bukan foto dan tanda tangan saya," jelas Nadia kepada Okezone, Rabu (11/7/2018).

 

Saat petugas bank mengecek lebih lanjut, dikatakan Nadia, semua data yang ada diketahui murni miliknya. Baik itu nama, maupun tempat dan tanggal lahir. Sedang dalam sistem yang tersimpan di data bank, hanya foto diri, keterangan pekerjaan, serta nama ibu kandung yang berbeda.

Dalam sistem bank tertera keterangan, nama ibu kandungnya adalah Citra, sedangkan nama ibu kandung Nadia sebenarnya adalah Titra. Begitupun dengan jenis pekerjaannya, dalam sistem disebutkan bekerja sebagai pemilik salon. Sementara pekerjaan Nadia saat itu masih berstatus pelajar (mahasiswa).

"Petugas CS nya kebingungan, saat dicek kode perekaman foto di sistem, ternyata data baru itu direkam di BCA Alam Sutera pada tanggal 14 Maret 2015, pukul 16.36 WIB, jadi baru lima tahun lalu. Sedangkan ATM saya ini saya buat sejak tahun 2013 silam," imbuh Nadia.

Karena merasa curiga dengan kejadian tersebut, Nadia terus mendesak agar petugas CS bank segera membuka data pengarsipan manual tahun 2013 yang ada. Namun sayangnya, ketika itu disebutkan bahwa petugas bagian arsip sedang tidak berada di lokasi.

"Saya desak untuk minta dokumen manualnya. Terus karena petugasnya nggak ada, saya diminta menunggu dirumah, hingga mendapat telepon dari Bank BCA. Malamnya ditelepon, tapi penjelasannya sama, disuruh menunggu sampai besok hari," ucapnya lagi.

 Masuk Bank Sistemik, BCA Terbitkan Obligasi Sebesar Rp 500 miliar

Selang beberapa hari kemudian, tak juga ada klarifikasi dari pihak Bank BCA atas persoalan itu. Selanjutnya pada hari Senin 9 Juli 2018, Nadia mendatangi kantor cabang BCA Pamulang untuk meminta dokumen nasabah manual tahun 2013 miliknya. Begitu dicari, petugas Bank justru mengatakan jika dokumen atas namanya tak ditemukan.

"Kata petugas bagian arsip, data dokumennya nggak ada. Terus akhirnya Kepala Cabang BCA Pamulang dan Kabag Pelayanannya mendatangi rumah saya dengan membawa berkas pembukaan rekening saya pada tahun 2013. Dalam berkas tersebut, jelas membuktikan bahwa nomor rekening BCA itu adalah milik saya, atas nama Nadia Lisa Rahman, dengan foto dan tandatangan yang sah sesuai KTP dan buku tabungan. Terus saya diminta ke Bank BCA Alam Sutera untuk klarifikasi lebih lanjut," ungkap Nadia.

Sementara, pihak manajemen Bank BCA Alam Sutera menolak menjelaskan adanya duplikasi data dan nomor rekening nasabah itu. Mereka bersikukuh bahwa tak ada penyalahgunaan rekening sebagaimana dialami Nadia.

"Mohon maaf kami tidak ada urusan untuk menjelaskan dengan pihak lain, selain yang bersangkutan (Nadia)," ujar Caren, salah satu manajemen Bank BCA Cabang Alam Sutera saat ditemui untuk diminta konfirmasi.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini