Presiden Jokowi: Anggota Koperasi Pakai Medsos agar Tak Ketinggalan Zaman

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis 12 Juli 2018 13:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 12 320 1921362 presiden-jokowi-anggota-koperasi-pakai-medsos-agar-tak-ketinggalan-zaman-CRGYFEbPGw.jpg Presiden Jokowi (Foto: Antara)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar insan koperasi Indonesia mampu memahami perubahan teknologi yang begitu cepat di era digital ini. Perubahan itu, sambung dia, harus dibarengi dengan adanya regulasi yang mempermudah koperasi dalam melakukan kegiatannya.

"Sering regulasinya belum ada perubahan sudah datang aturan belum ada perubahannya sudah datang. Inilah perubahan-perubahan yang harus kita sadari bersama agar kita tidak ditinggal oleh zaman," kata Jokowi saat menghadiri perayaan Hari Koperasi Nasional yang ke-71 di ICE BSD Tangerang, Banten, Kamis (12/7/2018).

Sapa Pengunjung, Presiden Jokowi Tinjau Pameran Industri Pertenakan di JCC Senayan 

Jokowi senang dengan kontribusi PDB koperasi terhadap PDB nasional terus meningkat. Tahun 2014, PDB koperasi hanya 1,71% kemudian meningkat menjadi 3,99% tahun 2016, dan tahun 2018 naik lagi menjadi 4,48%.

"Ada peningkatan yang cukup baik tetapi belum melompat belum meloncat. Yang kita inginkan sebuah lompatan sistem ekonomi gotong royong yang kita miliki ini," ucapnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Hadiri Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-71

Kepala Negara juga mengapresiasi jajaran di Kementerian Koperasi dan UMKM lantaran telah berasil mengangsek ke bursa efek dengan membeli sahan BRI Syariah pada tiga bulan yang lalu. Menurut Jokowi, insan koperasi harus mulai mengarah ke bursa efek dan menguasai teknologi digital dalam menjalankan kegiatan usahanya.

"Kita sekarang hidup di era teknologi. Kita masih ingat sewaktu belum ada HP mau nelepon hanya bisa dari rumah atau dari kantor dulu sebelum ada handphone kita harus ingat itu, karena telepon semuanya pakai kabel. Kemudian muncul GSM dan berbagai macam handphone," imbuhnya.

Sapa Pengunjung, Presiden Jokowi Tinjau Pameran Industri Pertenakan di JCC Senayan 

Jokowi menilai, era kejayaan handphone telah berganti dengan smartphone. Bahkan, perkembangan teknologi ini juga disertai dengan berbagai aplikasi jual beli dan sejumlah layanan jasa dan transportasi yang berbasis aplikasi di smartphone.

"Saya sekarang mau beli sate enggak usah ke warung sate. Saya minta Go-food 30 menit sampai. Mau beli gado-gado enggak usah ke warung gado-gado. Saya minta Go-food atau yang lain 30 menit sampai ke rumah. Perkembangan seperti ini harus kita lihat, semua harus melihat perkembangan perkembangan seperti ini bagaimana koperasi masuk ke teknologi digital," lanjutnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta meminta insan koperasi untuk memulai teknologi dengan cara menggunakan aplikasi whatsapp. Selain itu, insan koperasi juga harus mahir dalam mempergunakan medsos dalam mempromosikan kegiatan usahanya.

Sapa Pengunjung, Presiden Jokowi Tinjau Pameran Industri Pertenakan di JCC Senayan

"Semua anggota koperasi fasih memanfaatkan fitur-fitur yang ada di dalam aplikasi WhatsApp WA. Kemudian pastikan koperasi pasang laman pasang laman di Instagram di Twitter, Facebook, sekali kita sudah masuk ke medsos koperasi sudah ngerti juga mana posting-posting yang menarik, mana posting-posting yang menyentuh, mana posting-posting yang memukau dan menarik perhatian. Kalau kita mulai masuk ke sana kita akan mengerti," tambah Jokowi.

Aktivis 98 Deklarasikan Dukungan Jokowi Presiden 2 Periode

Jokowi ingin koperasi Indonesia mampu di manajemen dengan baik sehingga seperti di New Zealand yang berhasil merebut 30% keseluruhan ekspor susu dan produk susu olahan yang ada di dunia.

"Koperasi mereka bisa, kenapa kita tidak. Kemudian ada lagi sebuah koperasi di Amerika ini sejarahnya menarik namanya Ocean Spray," tukas Jokowi.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini