nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gara-Gara Rupiah Anjlok, Investor Tunda Investasi di Indonesia

Ulfa Arieza, Jurnalis · Kamis 12 Juli 2018 15:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 12 320 1921427 gara-gara-rupiah-anjlok-investor-tunda-investasi-di-indonesia-BdNzNfJTsm.jpg Uang Rupiah. Foto: Okezone

JAKARTA - Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) menekan investasi di Indonesia. Hal tersebut disebabkan, investor lebih memilih untuk menunda investasinya hingga menunggu kondisi Rupiah stabil.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong.

Sempat Sentuh Rp14.200 per Dolar AS, Rupiah Ditutup Menguat 0,53% 

"Tunda (investasi) iya, pasti. masalahnya kan kita mempublikasikan angka realisasi (periode) kuartalan. Jadi kalau ada investor besar yang menunda enam bulan, buat dia tidak ada bedanya. Tapi buat kita dampak ke angka kuartalan (investasi) bisa sangat besar," kata dia di Gedung BKPM, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Baca Juga: Rupiah Melemah Dekati Level Rp14.500

Lembong mengakui kondisi perekonomian saat ini cukup berat. Depresiasi Rupiah pada awal kuartal II diperburuk dengan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang berimbas ke berbagai negara termasuk Indonesia.

"Slow down kalau itu pun terjadi biasanya karena penundaan, shock dengan gejolak Rupiah terus dia tunda dulu sampai situasi lebih stabil," jelas Lembong.

Sempat Sentuh Rp14.200 per Dolar AS, Rupiah Ditutup Menguat 0,53% 

Mengutip Bloomberg Dollar Index, Kamis (12/7/2018) pukul 15.00 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 5 poin atau 0,03% ke level Rp14.390 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.390 per USD-Rp14.445 per USD.

Sementara Yahoofinance juga mencatat Rupiah melemah 3 poin atau 0,02% menjadi Rp14.383 per USD. Dalam pantauan Yahoofinance, Rupiah berada dalam rentang Rp14.378 per USD hingga Rp14.440 per USD.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini