Kejar Hak Kelola Pelabuhan Patimban, Pelindo Siap Rogoh Rp2 Triliun

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 12 Juli 2018 18:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 12 320 1921569 kejar-hak-kelola-pelabuhan-patimban-pelindo-siap-rogoh-rp2-triliun-pNWEFtqfJh.jpg Foto: Dirut Pelindo II (Okezone)

JAKARTA - PT Pelindo II (Persero) mengaku sangat tertarik untuk mengelola Pelabuhan Patimban yang terletak di Subang, Jawa Barat. Sebab menurutnya Pelabuhan yang akan menjadi kebanggaan Jawa Barat ini miliki potensi yang sangat besar.

Direktur Utama PT Pelindo II Elvyn G Masassya mengatakan, untuk bisa mendapatkan hak kelola Pelabuhan Patimban, pihaknya telah menyiapkan uang sebesar Rp2 triliun. Angka tersebut disiapkan apabila pengelolaan Pelabuhan dilakukan bersama dengan Pemerintah Jepang.

Angka Rp2 triliun itu hasil perhitungan dari 10% dari investasi konstruksi. Sementara investasi konstruksi sendiri sekitar Rp4,2 triliun dan akan dibagi dua sehingga menjadi sekitar Rp2 triliun.

"Tapi ketentuannya kan ini kerjasama dengan pihak asing, Jepang, porsi Indonesia 51%. Besaran 51% kebutuhannya sekitar Rp2 triliun. Kita memiliki dana untuk Rp2 triliun," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

 

Sementara itu lanjut Elvyn, jika dipercaya untuk mengelola 100% maka pihaknya harus menyiapkan Rp4 triliun.

"Kelola 100% kami harus siapkan Rp4 triliun. Kan kebutuhan untuk pengelolaannya itu yang disiapkan 10% dari investasi konstruksi. Nah investasi konstruksi itu sekitar Rp42 triliun," jelasnya.

Elvyn menyebut hingga saat ini pihaknya belum diberikan lampu hijau oleh Kementerian Perhubungan untuk mengelola Pelabuhan yang akanenjado kebanggaan Jawa Barat itu. Padahal, pihaknya sudah menyampaikan ketertarikannya secara resmi lewat letter of intent kepada Kementerian Perhubungan.

“Patimban kami sudah mengirimkan surat letter of intent," ucapnya.

 

Bahkan lanjut Elvyn, pihaknya sudah menyiapkan ancang-ancang untuk mengikuti lelang. Hal tersebut guna mengantisipasi jika nantinya Kementerian Perhubungan melakukan lelang untuk pengelolaan pelabuhan tersebut.

"Kalau nanti Kemenhub melakukan lelang, tentu kami akan ikut lelang," tegasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini