nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Rini Ingin Divestasi Freeport Selesai Akhir Juli, Bos Inalum Minta Waktu

Ulfa Arieza, Jurnalis · Kamis 12 Juli 2018 19:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 12 320 1921594 menteri-rini-ingin-divestasi-freeport-selesai-akhir-juli-bos-inalum-minta-waktu-Z7pmreF5VW.jpg Foto: Dirut Inalum Bahas Divestasi Saham Freeport (Okezone)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menginginkan proses divestasi 51% saham PT Freeport Indonesia selesai akhir bulan ini. Target waktu tersebut sejalan dengan berakhirnya Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Sementara PT Freeport Indonesia yang selesai pada 31 Juli 2018.

"Saya pinginnya akhir Juli supaya enggak ada perpanjangan kan, lihat saja," kata dia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

 

Akan tetapi, Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum Buri Gunadi Sadikin meminta tambahan waktu hingga Agustus. Sebab, Inalum yang menjadi induk holding pertambangan akan menjadi pihak yang membeli saham Freeport Indonesia membutuhkan waktu untuk persiapan dokumen transaksi.

"Kami harapkan dalam dua bulan bisa selesai. Seluruh dokumentasi sekarang supaya transaction closing-nya jadi semua," kata dia dalam kesempatan yang sama.

 Freeport Sepakat Divestasi 51% Saham dan Bangun Smelter hingga Januari 2022

Sekadar informasi, Inalum bersama dengan Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatangan Pokok-Pokok Perjanjian atau Head of Agreement (HoA) terkait penjualan saham Freeport McMoran dan hak partisipasi Rio Tinto di PT Freeport Indonesia (PTFI) ke Inalum.

Dalam Head of agreement ini telah disepakati struktur dan harga untuk membeli 51% divestasi saham. Adapun nilai divestasi 51% saham Freeport Indonesia adalah sebesar USD3,85 miliar.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini