nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Emas Berjangka Naik Merespons Perkembangan Perang Dagang AS-China

ant, Jurnalis · Jum'at 13 Juli 2018 08:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 13 320 1921767 emas-berjangka-naik-merespons-perkembangan-perang-dagang-as-china-ZghxEd5sx8.jpg Harga emas naik (Foto: Reuters)

CHICAGO - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena investor beralih ke pembelian "safe-haven" di tengah friksi perdagangan terbaru antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus, naik USD2,2 atau 0,18%, menjadi ditutup pada USD1.246,6 per ounce.

Emas

Para investor sangat khawatir tentang dampak dari gesekan perdagangan antara dua negara ekonomi terkemuka di dunia tersebut, karena Perwakilan Perdagangan AS mengatakan pada Selasa (10/7) bahwa Washington sedang mempersiapkan untuk menerapkan tarif 10% pada 200 miliar dolar AS barang-barang lainnya yang diimpor dari Tiongkok.

Pengumuman itu datang hanya beberapa hari setelah Amerika Serikat memberlakukan tarif 25% pada USD34 miliar barang-barang yang diimpor dari Tiongkok.

Baca Juga: Makin Murah, Harga Emas Antam Dijual Rp653.000

Para analis mencatat bahwa di tengah ketidakpastian aset-aset "safe haven" seperti logam mulia menjadi lebih menarik bagi para investor, sehingga memberikan dukungan terhadap emas selama sesi perdagangan.

Namun demikian, kenaikan emas tertahan oleh penguatan dolar AS terhadap mata uang utama lainnya. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,11% menjadi 94,823 di akhir perdagangan.

Emas

Dalam perdagangan hari sebelumnya, emas turun selama dua hari berturut-turut, karena dolar AS yang terus menguat memberikan tekanan terhadap logam mulia.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September bertambah 16,6 sen AS atau 1,01%, menjadi menetap di USD15,977 per ounce. Platinum untuk penyerahan Oktober naik USD11,4 atau 1,37%, menjadi ditutup pada USD846,4 per ounce.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini