nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kuasai 51% Saham Freeport, Pekerja Lokal Harus Lebih Banyak

ant, Jurnalis · Jum'at 13 Juli 2018 20:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 13 320 1922126 kuasai-51-saham-freeport-pekerja-lokal-harus-lebih-banyak-OQ2v0dCn2e.jpg Foto: Divestasi Saham Freeport (Okezone)

JAKARTA - Labor Institute Indonesia (LII) atau Institut Pengembangan Kebijakan Alternatif Perburuhan berharap PT Freeport Indonesia yang sahamnya 51% telah dimiliki Indonesia dapat lebih menyerap pekerja lokal.

Sekretaris Eksekutif Labor Institute Indonesia Andy William Sinaga menyatakan tidak hanya di Freeport, namun juga diharapkan Blok Mahakam yang kini 100% saham dimiliki Indonesia dapat melakukan hal yang sama terkait penyerapan pekerja lokal.

"Menurut catatan Labor Institute, pada 2017 jumlah pekerja Freeport Indonesia mencapai 22.452 orang dengan rincian 32.608 pekerja lokal dan 844 pekerja asing," kata Andy di Jakarta, Jumat (13/7/2018).

 Sepakat! Divestasi Saham PT Inalum di PT Freeport Indonesia 51%

Dia mengatakan, dari total 33.452 tenaga kerja tersebut, sebanyak 12.184 merupakan karyawan langsung dan 21.286 lainnya pekerja kontraktor.

Dari total 33,452 pekerja itu, orang asli Papua sekitar 8.413 orang atau 25,14% dan pekerja non-Papua sejumlah 24.195 orang atau 72,33%. Sedangkan tenaga kerja asing hanya 844 orang atau 2,5%.

"Kemudian dari sekitar 1.900 pekerja Blok Mahakam jumlah pekerja lokal dari wilayah Kalimantan Timur dan sekitarnya juga masih kecil, mayoritas pekerja berasal dari luar Kalimantan," kata dia.

 Sepakat! Divestasi Saham PT Inalum di PT Freeport Indonesia 51%

Labor Institute Indonesia mengusulkan pemerintah mendirikan sekolah kejuruan pertambangan di wilayah sekitar eksplorasi tambang agar warga lokal dapat meningkatkan kemampuan mereka, sehingga lebih mudah diterima bekerja.

"Dengan begitu pemerataan kesempatan bekerja juga dapat dinikmati warga lokal, sehingga kepimilikian saham mayoritas oleh Indonesia dapat memberikan kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat lokal," kata dia.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini