Pembangunan MRT Bundaran HI-Kampung Bandan Bakal Libatkan KAI

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 13 Juli 2018 21:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 13 320 1922173 pembangunan-mrt-bundaran-hi-kampung-bandan-bakal-libatkan-kai-Dn0rQFFrzy.jpg Foto: MRT Jakarta (Okezone)

JAKARTA - PT Mass Rapid Transit (MRT) berencana menggandeng PT KAI (Persero) untuk pembangunan fase II. Pembangunan fase II MRT Jakarta sendiri nantinya akan menghubungkan Bundaran HI hingga Kampung Bandan.

Direktur Utama PMRT Jakarta William Sabandar mengatakan, saat ini pihaknya masih terus melakukan komunikasi yang intens dengan PT KAI. Diharapkan, komunikasi tersebut bisa berjalan lancar dan PT KAI bersedia untuk ikut serta dalam pembangunan MRT Jakarta Fase II ini

"Yang fase I kan sendiri. Progres baru fase II terus dijajaki komunikasi dengan PT KAI," ujarnya saat ditemui di Taman Sambas, Jakarta, Jumat (13/7/2018).

 

Menurut William, komunikasi yang dimaksud adalah mengenai kepemilikan saham yang akan didapatkan oleh masing-masing pihak. Pasalnya, masalah kepemilikan saham tersebut akan mempengaruhi seberapa besar biaya yang akan dikucurkan oleh PT KAI nantinya.

"Formulasinya masih terus kita bicarakan, ini sedang pembicaraan teknisi dengan KAI. Tapi KAI sudah memberikan jaminan," ucapnya.

Sambil menunggu keputusan tersebut, William menyebut jika saat ini pihaknya juga melakukan langkah lain untuk merealisasikan pembangunan MRT Jakarta fase II. Salah satunya adalah fokus mengenai penyelesaian loan agreement sebesar Rp25 triliun yang akan digunakan untuk MRT Jakarta fase II.

 Progres Pembangunan MRT Jakarta Fase I Lebak Bulus-Bundaran HI

Adapun loan agreement ini ditargetkan bisa selesai dan cair pada bulan ini, sehingga pihaknya tinggal fokus untuk menjalankan langkah selanjutnya.

Menurut William, langkah-langkah tersebut dilakukan untuk mengejar target pembangunan MRT Jakarta yang ditargetkan dimulai pada akhir tahun ini. Adalah tepatnya pada bulan Desember 2018.

"Loan agreement turun, kita mulai pengadaan proses lelang fase II. Loan agreement harusnya jadi bulan Juli 2018 ini, kita dorong terus ini,” jelasnya.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini