nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Secara Akumulasi, Harga Minyak Turun Dipicu Kekhawatiran Kurang Suplai

Feby Novalius, Jurnalis · Sabtu 14 Juli 2018 10:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 14 320 1922214 secara-akumulasi-harga-minyak-turun-dipicu-kekhawatiran-kurang-suplai-sVujXr9iaP.jpg Ilustrasi: Shutterstock

NEW YORK - Harga minyak mentah hari ini mengalami kenaikan sekitar 1%. Namun secara akumulasi mingguan, harga mengalami penurunan karena aksi mogok di Norwegia dan Irak mencapai pasokan.

Melansir Reuters (14/7/2018), meski harga minyak naik, tetap untuk minggu kedua selama bulan ini terjadi penurunan harga berturut-turut, setelah Pelabuhan Libya dibuka kembali dan Iran berpandangan bahwa masih memungkinkan untuk ekspor beberapa minyak mentah meskipun ada sanksi dari Amerika Serikat.

Tercatat, minyak mentah Brent LCOc1 naik 88 sen menjadi menetap di USD75,33 per barel atau naik 1,18%. Patokan global jatuh sekitar 2,7% untuk minggu ini.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), CLc1 naik 68 sen menjadi USD71,01 per barel, tetapi turun sekitar 3,9% dari total harga pada minggu ini. Hal tersebut karena pasar memangkas keuntungan di akhir sesi.

Pada laporan Bloomberg, administrasi Trump secara aktif mempertimbangkan untuk masuk ke Strategic Petroleum Reserve, yang akan menambah pasokan ke pasar. Amerika Serikat memiliki cadangan sekitar 660 juta barel, cukup untuk sekitar tiga atau empat bulan pasokan.

"Orang-orang telah berbicara tentang itu sebagai rumor. Ini tidak ada bedanya dengan apapun yang telah dikatakan dalam beberapa minggu terakhir di sini," ujar Direktur Energi Berjangka Mizuho Robert Yawger di New York.

Selain itu, aksi mogok ratusan pekerja di rig minyak dan gas lepas pantai Norwegia juga menjadi penyebab. Di mana para pekerja menolak kesepakatan upah yang diusulkan dengan menutup lapangan Knarr milik Shell (RDSa.L) yang memproduksi 23.900 barel setara minyak per hari.

Sementara itu, di Irak ada sekitar 100 pengunjuk rasa menuntut pekerjaan dan layanan yang lebih baik menutup akses ke pelabuhan komoditas Umm Qasr di dekat kota selatan Basra pada Jumat. Hal tersebut membuat harga minyak pun menjadi turun.

"Terus menurun pasokan minyak dari Venezuela dan aksi mogok mendidih di Norwegia dan Irak mendorong sentimen bullish," kata Analis Energi Senior Interfax Energy Abhishek Kumar di London.

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini