nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waskita Usul Area Kerja Tol Layang Japek Dilebarkan Jadi 10 Meter

Ulfa Arieza, Jurnalis · Jum'at 27 Juli 2018 16:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 27 320 1928294 waskita-usul-area-kerja-tol-layang-japek-dilebarkan-jadi-10-meter-Tjf6wF83t2.jpeg Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Foto: Dokumentasi Kementerian BUMN)

JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) sebagai kontraktor proyek pembangunan jalan Tol Jakarta-Cikampek II elevated mengusulkan agar area kerja pada lokasi pembangunan tol layang Jakarta-Cikampek diperlebar. Perhitungan Waskita, pelebaran area kerja diusulkan hingga dua meter dari lebar area kerja saat ini yaitu 8 meter.

Project Manager Jakarta Cikampek II Elevated Fathkur Rozaq menuturkan, pelebaran tersebut terkait dengan adanya tambahan alat berat untuk mengejar target penyelesaian proyek. Perseroan telah mendatangkan 100 crane atau dua kali lipat dari jumlah awal yaitu 50 crane. Selain itu, perancang pier head yang awalnya 40 set sekarang menjadi 80 set.

 Pemasangan Steel Box Girder Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II

"Kita usulkan adanya dedicated line, jalur khusus untuk area kerja proyek. Jadi dari area kerja kita sekarang yang 8 meter, kita perlu ditambah 2 meter ke arah luar," kata dia di KM 21 Tol Jakarta-Cikampek Bekasi, Jumat (27/7/2018).

Tujuannya, lanjut Fathkur mobilitas semua angkutan material dan alat-alat proyek melewati jalur tersebut, terpisah dari jalur pengguna jalan tol.

Waskita memiliki porsi pengerjaan sebesar 51% yaitu ruas dari Cikunir hingga Cikarang Utama sepanjang 19 kilometer. Sementara sisanya, dari Cikarang Utama menuju Karawang Barat dikerjakan oleh PT Acset Indonusa Tbk (ACST). Proyek senilai Rp13,53 triliun itu mulai dikerjakan pada tahun 2017 dan ditargetkan selesai pada tahun 2019.

 Pemasangan Steel Box Girder Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II

Untuk mencapai target penyelesaian pada Maret 2019, maka Waskita berharap adanya dedicated line untuk meningkatkan produktivitas konstruksi. Sebab, proyek jalan tol Jakarta-Cikampek II elevated ini dikerjakan di atas jalan tol Jakarta-Cikampek yang beroperasi. Kondisi ini menyebabkan keterbatasan waktu pengerjaan menyesuaikan dengan kondisi jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Selain itu, Fathkur mengatakan adanya dedicated line bisa meningkatkan keamanan bagi pengguna jalan maupun pegawai. "Kita usulin memperlebar area pekerja proyek untuk mengurangi adanya bottle neck dan keamanan tadi," tukas dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini