nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sahamnya Meroket, Apple Jadi Perusahaan Pertama 'Berlabel' Rp14.000 Triliun

Inews, Jurnalis · Jum'at 03 Agustus 2018 08:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 03 278 1931131 sahamnya-meroket-apple-jadi-perusahaan-pertama-berlabel-rp14-000-triliun-WnsQM0ToeV.jpg Foto: Reuters

LOS ANGELES - Apple menjadi perusahaan AS pertama yang menyentuh rekor valuasi USD1 triliun atau setara Rp14.000 triliun.

Dilansir CNBC, rekor itu diraih perusahaan pembuat iPhone itu setelah harganya sahamnya naik hampir 3%. Kenaikan harga tersebut terjadi karena kinerja keuangan Apple pada kuartal II-2019 sangat kuat. Saham Apple sempat menyentuh level tertinggi ke USD207,05 per lembar.

Dengan total saham yang beredar di pasar sebanyak 4,83 miliar lembar dengan harga USD207,5 per lembar, maka Apple resmi finis sebagai perusahaan USD1 triliun. Kenaikan saham ini juga ditopang oleh rencana perusahaan melakukan pembelian kembali (buyback) saham.

“Saya pikir ini menunjukkan betapa kuatnya ekosistem bisnis Apple dalam beberapa dekade terakhir. Ini belum berhenti karena mereka menembus USD1 triliun. Saya melihatnya lebih kepada sebuah babak baru pertumbuhan dan profitabilitas,” kata Analis GBH Insights, Dan Ives, Kamis (2/8/2018).

 

Dia mengatkaan, pertumbuhan pendapatan dari perangkat lunak dan jasa Apple membuat valuasinya melonjak. Seluruh kategori ini, termasuk App Store, AppleCare, Apple Pay, iTunes, dan jasa komputasi awan, menyumbang pendapatan Apple hingga USD9,55 miliar.

“Ini menunjukkan kuatnya visi dia (Pendiri Steve Jobs) dan sekarang (CEO Tim Cook) memastikan bahwa Apple bukan sekedar perusahaan pembuat perangkat keras,” ucap Ives.

 

Di belakang Apple, ada Amazon yang siap menembus batas yang sama. Perusahaan yang didirikan oleh Jeff Bezos itu baru saja menembus nilai kapitalisasi pasar USD900 miliar pada bulan lalu sementara Apple menyentuh level tersebut pada November 2017.

Banyak analis di Wall Street pada awal pekan ini yang menyebut Apple tengah dalam jalur USD1 triliun. Meski begitu, harga saham Apple masih dinilai murah meskipun valuasinya terbilang fantastis.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini