nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Fakta di Balik Nilai Pasar Apple Tembus Rp14.487 Triliun, Ungguli Amazon hingga Microsoft

Koran SINDO, Jurnalis · Sabtu 04 Agustus 2018 10:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 04 278 1931667 nilai-pasar-apple-tembus-rp14-487-triliun-bFFKwIoT75.jpg Ilustrasi: Koran Sindo

NEW YORK - Apple Inc mengukuhkan diri sebagai perusahaan paling bernilai di Amerika Serikat (AS). Nilai perusahaan yang berawal di garasi mobil pada empat dekade lalu itu menembus angka USD1 triliun (Rp14.487 triliun, kurs Rp14.487 per dolar) pada akhir pekan ini. Sampai Kamis (2/8), saham Apple naik 2,9% mendekati USD207,39 di Bursa Saham NASDAQ.

Berikut fakta dibalik tingginya nilai valuasi Apple Inc:

1.Nilai pasar Apple ungguli Microsoft

Nilai pasarnya mencapai USD1,002 triliun lebih tinggi dari perusahaan raksasa di sektor teknologi lainnya seperti Amazon.com Inc, Alphabet Inc, dan Microsoft Corp yang menunjukkan kenaikan, yakni mencapai lebih dari USD800 miliar. Sejak dibentuk pada 1976, Apple secara konsisten memajukan dunia komputer sebelum mendominasi produk perangkat keras, perangkat lunak, dan aplikasi.

apple

2. Penjualan produk Apple capai 129,5 juta unit

Penjualan iMac, iPod, iPhone, dan iPad relatif sangat tinggi di seluruh dunia. Pada kuartal pertama dan kedua, jumlah iPhone yang terjual mencapai 129,5 juta unit. Capaian dahsyat Apple tentu tidak terlepas dari visi yang telah ditanamkan mantan CEO Apple Steve Jobs yang hingga kini masih menjadi roh perusahaan tersebut.

Apple tetap unggul karena mampu menyinergikan berbagai produk dan memastikan kebutuhan pelanggan terpenuhi. Dengan kunci tersebut, Apple menjadi pemenang dalam inovasi produk, pemasaran, dan penjualan. Karena itu tidak aneh jika produk Apple selalu satu langkah lebih canggih.

apple

3. iPhone jadi produk favorite di Apple

Di antara produk yang mengangkat nilai Apple adalah iPhone. Produk tersebut tercatat paling sukses hingga saat ini. Smartphone bersistem ope rasi iOS itu terjual lebih dari 1,3 miliar unit dalam kurun waktu kurang lebih 11 tahun.

Penjualan iPhone juga menghidupkan perekonomian aplikasi digital yang terus tumbuh dengan pesat di dunia smartphone. Raihan cemerlang Apple saat ini tentu berkat kerja keras. Pada 1980-an dan 1990-an, Apple tidaklah sesukses sekarang.

4. Steve Jobs sempat mundur dari Apple

Jobs sempat mengundurkan diri pada 1985 setelah bertengkar dengan dewan direksi dan CEO John Sculley. Dua tahun berselang, Jobs kemudian kembali. Dibantu kepala desain Jony Ive dan kepala operasi Tim Cook, Apple berhasil selamat dari ambang kebangkrutan dan berubah menjadi perusahaan raksasa seperti sekarang.

Jobs mengurangi jumlah produk Apple dan memadukan semuanya dalam satu gawai yang canggih. Saat Jobs meninggal pada 2011, Apple kembali mengalami krisis karena para investor menjadi sangat cemas. Namun kekhawatiran tersebut berhasil diredam Cook.

apple

Dia mengembangkan produk baru seperti iPhone X, Apple Watch, dan Apple Music. Di samping itu Cook sedang berupaya mengembangkan mobil self-driving. Nilai pasar Apple hanya mencapai USD350 miliar saat Jobs meninggal. Dengan demikian Cook berhasil melakukan kepemimpinan yang lebih baik daripada mantan bos dan gurunya itu.

5. Mayoritas pemasukan Apple dari penjualan iPhone

Sekitar 61% dari total penjualan perusahaan pada tahun lalu berasal dari iPhone, naik dari 56% pada 2014. Para ahli mengatakan, jika Apple berencana melewati USD1 triliun, Cook harus bisa menemukan kombinasi yang baru dan tepat. “Ini bukan akhir dari kisah Apple.

apple

Bagaimanapun Apple bukanlah perusahaan publik pertama yang memiliki nilai 13 digit. Perusahaan minyak asal China, PetroChina, pun langsung menjadi perusahaan pertama yang meraih valuasi USD1 triliun pada hari pertama IPO pada 5 November 2007. Hanya saja nilai tersebut terus meluncur turun hingga USD200 miliar.

(Muh Shamil)

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini