nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Serapan Anggaran Kementerian PUPR Baru 38,1% hingga Agustus 2018

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 07 Agustus 2018 17:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 07 320 1933107 serapan-anggaran-kementerian-pupr-baru-38-1-hingga-agustus-2018-32tl4PxhQq.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merilis realisasi keuangan dan fisik Tahun Anggaran 2018.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Kementerian PUPR hingga tanggal 6 Agustus 2018, realisasi keuangannya adalah 38,1% dengan progres fisik 41,78% dari pagu anggaran.

Adapun pagu anggaran Kementerian PUPR pada tahun ini adalah sebesar Rp113,71 triliun. Sedangkan target prognosis pada tahun 2018 adalah sebesar Rp107,069 atau 94,16% dari target.

Angka realisasi hingga hari ini sebenarnya jauh lebih kecil dibandingkan dengan tahun lalu. Untuk realisasi keuangan pada tahun lalu per Agustus sudah mencapai 38,26% sedangkan progres fisik sudah mencapai 45,65%.

 

Atas dasar itu pula, Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono mengumpulkan para pegawainya untuk mengecek bagaimana progres pelaksanan kegiatan di tahun Anggara di tahun 2018. Basuki meminta agar pelaksanaan kegiatan di tahun Anggara 2018 ini dipercepat.

"Untuk Cipta Karya gimana pak (progresnya)?" tanya Basuki kepada para pegawainya dalam acara Rakertas, di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Sementara itu dalam kesempatan yang berbeda, Direktur Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid mengakui jika saat ini penyerapan anggaran dan juga progres fisik masih di bawah dari tahun kemarin.

Saat ini untuk di penyediaan perumahan, progres fisiknya baru mencapai 35% sedangkan penyerapan anggaran 38% dari target 95%.

 

Menurut Khalawi, ada hal yang menyebabkan progres dan penyerapan masih jauh dari target. Alasan utamanya adalah adanya keterlambatan tender.

"Pekerjaan sama serapan masih sedikit di bawah tapi ini karena kemarin ada keterlambatan tender. Proses tendernya kita lama karena ada Permen baru tentang ULP, tapi kita optimis," ujarnya.

Meskipun begitu, Khalawi mengaku optimis jika hingga akhir tahun bisa mencapai target. Sebab masih ada sekitar waktu 5 bulan lagi dan juga tender-tender sudah diselesaikan sehingga pembangunan bisa segera dilakukan.

"Sekarang progres fisik 35%, penyerapan anggaran 38%. Jadi enggak masalah, kita masih punya waktu 5 bulan. Kita optimis kita sampai akhir tahun 95% bisa," tegasnya.

Sebagai salah satu contohnya adalah ketika bulan Mei 2018 lalu yang mana progres baru sekitar 5% karena tender sedikit terlambat. Namun begitu selesai, bisa meningkat hingga 30% dalam waktu hanya 2 bulan saja

"Ya bisa karena 38% saja itu kita baru dua bulan lho itu. Jadi bulan mei kami masih di bawah 5% waktu itu. Jadi 30% itu dalam waktu 2 bulan. Kalau 5 bulan lagi 75% bisa lewat itu," jelasnya.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini