nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BI Prediksi Harga Properti Kembali Melambat 0,55% di Kuartal III-2018

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 09 Agustus 2018 19:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 09 470 1934318 bi-prediksi-harga-properti-kembali-melambat-0-55-di-kuartal-iii-2018-6iVJGbUSWo.jpg Ilustrasi Pembangunan Rumah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan kenaikan harga properti residensial atau rumah tapak di kuartal III-2018 akan melambat sebesar 0,55%. Angka ini lebih rendah dari realisasi kuartal II-2018 sebesar 0,76% atau juga lebih rendah dari kuartal I-2018 sebesar 1,42%.

Direktur Departemen Statistik BI Gantiah Wuryandani menyebutkan, kenaikan harga di kuartal III tetap terjadi di segmen rumah kecil dan rumah besar. Namun, persentasenya lebih rendah dari realisasi kuartal II.

Pada rumah tipe kecil di kuartal III harga diperkirakan naik 0,78%, namun lebih rendah dari kuartal sebelumnya sebesar 1,35%. Kemudian rumah tipe menengah tumbuh 0,45% dari kuartal sebelumnya 0,68%.

"Di kuartal III hanya rumah tapak yang berperan besar mengalami sedikit peningkatan dari 0,27% jadi 0,41%," jelasnya di Gedung BI, Jakarta, Kamis (9/8/2018).

Namun secara tahunan, kenaikan harga properti residensial pada 2018 diperkirakan naik sebesar 3,31% yoy. Angka ini lebih tinggi dari kuartal II-2018 yang secara tahun naik 3,31% yoy.

Berdasarkan tipe bangunan, kenaikan harga rumah di kuartal III secara tahunan pada rumah tipe kecil sebesar 4,94% yoy, naik dari sebelumnya 4,77% yoy. Sedangkan untuk rumah tipe besar dari 1,65% yoy menjadi 1,77% yoy di kuartal III.

"Sementara itu, kenaikan harga rumah tipe menengah diperkirakan menjadi 3,26% yoy dari sebelumnya 3,40% yoy," katanya.

Berdasarkan wilayah, kenaikan harga rumah terjadi di hampir semua kota, tertinggi di kota Surabaya sebesar 5,41% yoy.

 

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini