nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gejolak Turki Pukul Mundur Indeks di Wall Street

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 10 Agustus 2018 22:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 10 278 1934944 wall-street-dibuka-lebih-rendah-dipicu-gejolak-turki-J5ijMBWPK8.jpg Ilustrasi Indeks Asia (Foto: Reuters)

NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street dibuka lebih rendah pada bel pembukaan perdagangan hari ini. Hal tersebut dipicu oleh gejolak Turki dengan Amerika.

Melansir Reuters, Jumat (10/9/2018), saham AS dibuka lebih rendah karena mata uang lira, Turki jatuh sehingga mengguncang pasar global. Hal tersebut membuat kekhawatiran atas ekonomi negara tersebut dan keretakan yang semakin dalam dengan Amerika Serikat.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 108,04 poin atau 0,42%, di tempat terbuka menjadi 25.401,19. S&P 500 dibuka lebih rendah sebesar 13,94 poin atau 0,49%, pada 2,839.64. Nasdaq Composite turun 57,07 poin atau 0,72% menjadi 7.834,71 pada bel pembukaan.

Pada perdagangan sebelumnya, Wall Street ditutup dua arah (mixed). Kenaikan saham Apple dan Amazon mampu menahan penurunan saham energi dan keuangan.

Tercatat, saham Apple naik 0,8%, sementara Amazon naik 0,6%. Padahal, indeks S&P 500 berada di zona hijau sepanjang perdagangan dan kembali mendekati rekor tertinggi yang dicapai pada 26 Januari. Demikian juga Nasdaq juga yang mendekati level tertingginya.

“Sangat sulit bagi pasar untuk benar-benar menguat ke depan. Ini adalah pendakian yang lambat dan stabil," jelas analis Cherry Lane Investments Rick Meckler.

Kenaikan saham teknologi mengimbangi penurunan pada sektor saham energi di indeks S&P yang turun 0,9%.

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini