nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terima Pinjaman Rp1,5 Triliun, BMN Bangun Tol Layang Pertama di Makassar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Jum'at 10 Agustus 2018 16:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 10 320 1934738 terima-pinjaman-rp1-5-triliun-bmn-bangun-tol-layang-pertama-di-makassar-fnCoXfp0aC.jpg Bosowa Marga Nusantara Kontraktor Tol Layang Pertama di Makasar (Foto: Neraca)

JAKARTA - Danai pembangunan ruas jalan tol, PT Bosowa Marga Nusantara (BMN), anak usaha dari PT Marga Utama Nusantara (MUN) menerima pemberian fasilitas kredit sindikasi sejumlah Rp1,54 triliun dari PT Bank Central Asia Tbk dan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar).

Pemberian fasilitas kredit sindikasi ini akan digunakan untuk membiayai pembangunan proyek jalan Tol Layang A.P Pettarani di Makassar.

Anwar Toha, Direktur Utama PT BMN dalam siaran persnya kepada Neraca di Jakarta, kemarin mengatakan, pihaknya percaya bahwa kerjasama ini akan semakin memperkuat struktur pendanaan pembangunan jalan tol layang A.P Pettarani, sebagai jalan tol layang pertama di Kota Makassar.

“Langkah ini juga sekaligus merupakan representasi dari komitmen kami, untuk turut serta dalam memberikan solusi mengurai kepadatan kendaraan di Kota Makassar, sekaligus menjadi bukti konkrit perusahaan dalam menerapkan skema pembiayaan proyek infrastruktur non APBN atau pembiayaan investasi non anggaran pemerintah (PINA),”ujarnya.

Sempat Diberhentikan Sementara, 38 Proyek Infrastruktur Layang Dilanjutkan

Asal tahu saja, kredit sindikasi tersebut terdiri atas pembiayaan konvensional yang diberikan oleh BCA dan Bank Sulselbar. Dari total plafon sebesar Rp1,54 Triliun, BCA menyalurkan kredit sindikasi sebesar Rp1,31 triliun dan Bank Sulselbar sebesar Rp230 Miliar. Dalam perjanjian kerjasama ini, BCA juga bertindak sebagai Joint Mandated Lead Arrangers and Bookrunners (JMLAB), agen fasilitas, agen jaminan, dan agen penampungan. Penandatanganan perjanjian fasilitas kredit sindikasi berjangka waktu selama 12 tahun.

Sementara Executive Vice President Group Corporate Finance BCA, Susiana Santoso mengatakan, pihaknya melihat keberadaan jalan tol layang A.P. Pettarani nantinya dapat memberikan kontribusi besar terhadap mobilitas warga Makassar terutama pengguna jalan kawasan A.P. Pettarani. “BCA berharap dengan adanya jalan tol layang pertama di Makassar ini dapat memberikan solusi dan pengendali kepadatan arus kendaran yang ada di Makassar. Tak hanya itu, kami juga berharap ke depan bahwa jalan tol layang ini dapat menjadi salah satu ikon baru kota Makassar,” ujar Susiana.

Ditambahkannya, perseroan berharap langkah ini dapat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, sekaligus turut mendukung akselerasi pembangunan infrastruktur yang digagas oleh Pemerintahan.

Penataan Infrastruktur Jelang Asian Games 2018

Di sisi lain, per semester I-2018, tercatat BCA telah mengucurkan kredit infrastruktur sebesar Rp24,7 triliun yang mayoritas disalurkan ke sektor kelistrikan dan pembangunan jalan. Lebih lanjut, BCA akan terus mendukung berbagai proyek infrastruktur seiring dengan upaya pemerintah menyediakan jaringan konektivitas di seluruh wilayah di Tanah Air. BCA memproyeksikan penyaluran kredit infrastruktur ikut meningkat sebesar 31% di tahun 2018.

Direktur Utama Bank Sulselbar, Andi Muhammad Rahmat menjelaskan, dengan ikut bergabung dalam sindikasi pembiayaan jalan tol layang tersebut, pihaknya bangga bisa memberi kontribusi untuk Sulsel. “Sebagai bank pembangunan daerah, kita berharap pembiayaan ini bisa terus menguatkan peran kita dalam pembangunan berbagai infrastruktur di Sulsel dan Sulbar,” kata Andi Muhammad Rahmat.

 

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini