nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Capres-Cawapres Harus Benahi Struktur Ekonomi Indonesia

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Sabtu 11 Agustus 2018 07:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 10 320 1934943 capres-cawapres-harus-benahi-struktur-ekonomi-indonesia-StrFAh8wJR.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Ist)

JAKARTA - Pasangan calon presiden dan wakil presiden untuk Pilpres 2019 sudah diumumkan. Terdiri dari dua kubu yakni Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Ekonom Permata Josua Pardede, pencalonan kedua pasangan tersebut dinilai akan mempengaruhi sentimen pasar. Hal ini terkait prospek perekonomian Indonesia dalam 5 tahun ke depan.

"Pelaku pasar pada umumnya mengharapkan pemilu dapat berjalan dengan aman, damai serta stabilitas dan kesinambungan ekonomi dapat dipertahankan sehingga akan tetap mendukung baiknya iklim investasi," ujarnya kepada Okezone, Jumat (10/8/2018).

Didampingi Sejumlah Ketum Parpol, Jokowi-Ma'ruf Amin Daftarkan Diri ke KPU

Dengan terpilihnya Pak Ma’ruf Amin sebagai cawapres Pak Jokowi, diharapkan akan mendukung solidnya koalisi Jokowi, sehingga meningkatkan peluang melanjutkan masa jabatannnya menjadi dua periode. Kendati demikian, hal tersebut mengindikasikan bahwa kebijakan perekonomian diperkirakan cenderung tidak mengalami perubahan yang signifikan.

"Selain itu, dengan dipilihnya Ma’ruf Amin, diharapkan isu politik indentitas dapat diredam sehingga tetap menjaga stabilitas politik jelang pemilu tahun 2019," tambahnya.

AHY Antar Prabowo-Sandiaga Daftar ke KPU

Dia menjelaskan, harapan pelaku pasar yakni bagaimana keberlanjutan dunia usaha dan stabilitas pasar keuangan dapat dipertahankan, mengingat persepsi investor global cenderung positif bagi pemerintahan saat ini.

"Ke depannya capres dan cawapres yang menang dalam Pilpres mendatang diharapkan dapat membenahi isu-isu struktural dalam perekonomian sedemikian sehingga visi ekonomi Indonesia pada 2045 untuk keluar dari middle income trap dapat tercapai," jelasnya.

Di samping itu pula, jika petahana menang dalam pemilu 2019 mendatang, harapan pasar adalah kebijakan reformasi struktural dapat dilanjutkan sedemikian sehingga akan memperkokoh fundamental ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.

(feb)

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini