nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

LRT Palembang Mogok, Menhub Minta Maaf

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 14 Agustus 2018 20:47 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 14 320 1936556 lrt-palembang-mogok-menhub-minta-maaf-HmxB0gXrdx.jpg Foto: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Giri/Okezone)

JAKARTA - Light Rail Transit (LRT) Palembang menjadi sorotan publik, bagaimana tidak sejak dioperasikannya secara resmi pada awal Agustus 2018, kereta ringan ini sudah beberapa kali mogok. Tak tanggung-tanggung sudah tiga kali LRT Palembang mengalami kendala.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta maaf atas kejadian mogoknya LRT. Budi berjanji akan melakukan evaluasi maksimal atas insiden tersebut.

"Kita akan evaluasi maksimal agar itu tidak terjadi lagi, saya minta maaf atas kejadian itu," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Mencoba Perjalanan Keliling Kota Palembang Saat Uji Coba LRT

Menurut Budi, mogoknya LRT Palembang merupakan masalah teknis. Karena menurutnya, standar operasional yang dilakukan sudah sesuai dengan yang ia keluarkan.

"Oke kalau ada beberapa masalah kita minta maaf, tapi dari identifikasi yang dilakukan adalah SOP dan ketiga adalah teknis," ucapnya.

Budi juga mengaku sudah menerjunkan tim-tim untuk mengawasi langsung Pengoperasian LRT Palembang tersebut. Dari mulai Kengerian Perhubungan, Waskita Karya sebagai kontraktor, PT INKA (Persero) sebagai operator untuk menjaga semua instalasi yang ada di sana.

Mencoba Perjalanan Keliling Kota Palembang Saat Uji Coba LRT

"Saya tugaskan stakeholder di sana baik Perhubungan, Waskita, Inka, KAI, untuk benar-benar menjaga semua instalasi," jelasnya.

Lebih lanjut, Budi mengatakan, jika semuanya sudah dijaga dan dipantau dengan baik, niscaya LRT Palmbang sudah siap digunakan kembali bahkan untuk mengangkut tamu-tamu Asian Games. Tentunya tanpa ada lagi gangguan mogok sepertinya yang lalu lalu.

"Insya Allah berjalan dengan baik dan tidak ada gangguan," tegasnya.

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini