"Belum (ada investor asing yang beli), karena memang yang saat ini kita bisa lihat bahwa yang berminat dari sisi perbankan. Jadi yang ngambil masih dari yang resident (domestik)," ujar Deputi Gubernur BI Erwin Rijanto dalam konferensi pers di Gedung BI, Jakarta, Rabu (15/8/2018).
Adapun dalam hasil lelang 23 Juli 2018 lalu, penawaran yang masuk untuk SBI tenor 9 bulan mencapai Rp7,88 triliun dengan total pemenang lelang Rp4,18 triliun. Sedangkan, SBI tenor 12 bulan penawaran mencapai Rp6,35 triliun dengan total pemenang Rp1,79 triliun. Keduanya dengan bunga rata-rata di 6%.

Gubernur BI Perry Warjiyo menambahkan, belum adanya peminat investor asing terhadap SBI dikarenakan banyaknya pilihan instrumen yang ditawarkan pada pasar keuangan Indonesia. Tak hanya SBI, ada juga Surat Perbendaharaan Negara (SPN), Surat Berharga Negara (SBN), juga portofolio saham.
"Tergantung preferensinya dari asing mau pilih yang mana," katanya.