nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Emas Masih Lesu, Terendah sejak 2017

Antara, Jurnalis · Jum'at 17 Agustus 2018 08:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 17 320 1937787 harga-emas-masih-lesu-terendah-sejak-2017-PxJ6uxx6dF.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

CHICAGO - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange sedikit lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), tertekan penguatan saham-saham AS, setelah rebound dari penurunan sesi sebelumnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun USD1,0 atau 0,08% menjadi ditutup pada USD1.184,00 per ounce, tingkat terendah baru sejak Januari 2017.

 

Dolar AS yang lebih kuat telah mendorong logam mulia turun tajam selama sesi sebelumnya, di tengah krisis mata uang Turki. Pada Kamis (16/8/2018) pagi, emas berhasil mendapatkan kembali beberapa kerugiannya, tetapi membalikkan tren kenaikkannya di bawah tekanan meningkatnya ekuitas.

Dow Jones Industrial Average menguat 1,70% atau 428,23 poin menjadi 25.590,64 pada pukul 18.06 GMT, didorong oleh perolehan laba yang kuat dari Walmart dan Cisco Systems, bersama dengan dukungan tambahan karena AS dan Tiongkok bersiap untuk melanjutkan pembicaraan perdagangan di Washington bulan ini.

 

Indeks S&P 500 dan Nasdaq mengikuti kenaikan Dow. Ketika ekuitas membukukan keuntungan, logam mulia biasanya turun karena investor tidak selalu mencari aset-aset safe haven.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 25,9 sen atau 1,79% menjadi ditutup pada USD14,713 per ounce. Platinum untuk penyerahan Oktober naik USD12,60 atau 1,63%, menjadi menetap di USD784,50 per ounce.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini