nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Beri Lampu Hijau Insentif Pajak Saudi Aramco di Kilang Cilacap

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 21 Agustus 2018 21:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 21 320 1939707 pemerintah-beri-lampu-hijau-insentif-pajak-saudi-aramco-di-kilang-cilacap-gOkGBi5f7Z.jpg Foto: Saudi Aramco dapat insentif pajak (Okezone)

 

JAKARTA - Pemerintah memberikan lampu hijau untuk permintaan insentif pajak dari Saudi Aramco untuk proyek Refinary Development Master Plan (RDMP) atau pengembangan kilang minyak di Cilacap, Jawa Tengah. Sebelumnya, Saudi Aramco mengajukan permintaan insentif tersebut kepada pemerintah.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Pemberian insentif tersebut, dikatakan Menko Darmin, karena proyek RDMP Kilang Cilacap adalah proyek pionir yang bertujuan untuk mengurangi impor Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan peningkatan kapasitas pengolahan dalam negeri.

"Sebetulnya tadinya itu kan memang Saudi Aramco minta kejelasan fasilitas pajak, dan sudah dijawab oke dapat. Karena masih masuk sebagai kreteria industri pionir. Dan memang kita perlu untuk yang namanya kilang supaya mengurangi impor BBM melulu," kata Darmin di kantornya, Selasa (21/8/2018).

Sebaliknya, dengan pemberian insentif pajak tersebut, maka pemerintah akan meminta kejelasan dari pihak Saudi Aramco perihal perkembangan dan kesiapan RDMP Cilacap. Darmin juga mengatakan bahwa persetujuan pemerintah soal insentif pajak telah disampaikan kepada Saudi Aramco.

"Kita meminta kejelasan mereka kesiapannya kapan. Setelah kita kirim jawaban mengenai faslitas pajak itu mereka sudah positif," papar Darmin.

Sebagaimana diketahui, Saudi Aramco telah menjalin kerjasama dengan PT Pertamina (Persero) untuk proyek RDMP Kilang Cilacap. Total investasi untuk kilang tersebut mencapai USD6 miliar atau setara Rp80,2 triliun. Head of Agreemnet (HoA) RDMP Kilang Cilacap sudah ditandatangani pada 2015 silam, dan targetnya proyek RDMP Kilang Cilacap selesai pada 2020.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini