nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perhatikan 6 Kebiasaan Buruk yang Buat Tagihan Listrik Membengkak

Agregasi Cermati.com, Jurnalis · Sabtu 25 Agustus 2018 21:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 25 320 1941234 perhatikan-6-kebiasaan-buruk-yang-buat-tagihan-listrik-membengkak-8WHyDP0WqV.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Hal yang paling riskan dalam kebutuhan bulanan yang harus dipenuhi adalah pembayaran tagihan rutin. Bagi yang sudah memiliki penghasilan tentu harus menyelesaikan tanggung jawabnya untuk melunasi tagihan, mulai dari tagihan kartu kredit hingga tagihan listrik.

Menyoal tagihan listrik yang dibayarkan setiap bulan ada kalanya tidak wajar, dimana tarifnya berbeda jauh kalau dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya. Kondisi tersebut tentu pernah Anda alami bukan?

Saat tarif listrik membengkak, kita sering menyalahkan petugas listrik karena kurang teliti saat mengukur arus listrik di rumah atau ada kerusakan pada listriknya. Padahal, bengkaknya tagihan listrik disebabkan oleh kebiasaan buruk yang sering kita lakukan.

1. Membiarkan Lampu Menyala Setiap Saat

Pemakaian lampu yang berlebihan sering ditemukan di banyak rumah, baik itu rumah yang memiliki intensitas cahaya yang redup maupun cukup terang. Padahal bila matahari sudah mulai muncul, sebenarnya tidak perlu lagi menyalakan lampu, sebab cahaya yang masuk ke dalam rumah sudah cukup menerangi ruangan.

Sadar atau tidak, hal ini akan membuat tagihan listrik membengkak karena arus listrik tetap berjalan saat arus listrik menyala. Daripada tagihan listrik membengkak, gunakan lampu saat diperlukan saja. Matikan lampu di siang hari atau setiap kali bepergian supaya lebih hemat energi.

2. Tidak Mencabut Colokan Listrik

Alat-alat dapur, seperti rice cooker, kulkas, dispenser, atau mesin pembuat kopi dan sebagainya menyebabkan tagihan listrik membengkak. Sebab, alat-alat dapur menyerap daya listrik yang cukup besar kalau dibiarkan menyala terus-menerus. Alangkah baiknya jika rice cooker, dispenser atau alat dapur lain dicabut colokan listriknya saat tidak digunakan lagi. Dengan begitu, setidaknya akan mengurangi tagihan listrik yang membengkak.

3. Buka Tutup Kulkas Setiap Saat

Sehabis belanja mingguan atau bulanan, kita sering menyimpan bahan makanan di kulkas supaya kondisinya tetap segar dan awet. Kebiasaan membuka kulkas terlalu lama atau seringnya membuka kulkas akan membuat tagihan listrik membengkak.

Untuk itu, bila Anda ingin mengambil sesuatu dari kulkas, ambil semua yang diperlukan saat itu juga sekaligus agar mengurangi sering membuka dan menutup kulkas. Sehingga tagihan listrik pun tetap aman terkendali.

4. Menyalakan AC ke Suhu yang Terlalu Rendah

Pendingin ruangan atau AC menjadi penyebab utama pembengkakan tagihan listrik karena arus listrik yang dibutuhkan untuk AC lebih besar dibandingkan arus listrik alat rumah tangga lainnya. Satu unit AC membutuhkan arus 800 watt, bahkan ada yang mencapai 1000 watt. Bisa dibayangkan kalau rumah Anda memiliki 2 unit AC, maka watt yang disedot pun akan semakin besar, tagihan untuk membayar AC pun semakin besar.

Agar tagihan listrik tidak membengkak, tak ada salahnya gunakan AC saat benar-benar dibutuhkan saja. Pastikan tetapkan suhu normal yaitu 22 derajat Celsius. Dengan penyetelan yang tepat, arus listrik yang dipakai pun lebih sedikit. Sedangkan penyetelan di bawah suhu 22 derajat Celcius atau semakin rendah akan membuat mesin AC bekerja lebih keras untuk menyejukkan suhu ruangan.

5. Pemakaian Lampu Pijar Bukan Lampu LED

Satu unit rumah biasanya dilengkapi dengan 6 buah lampu pijar, bahkan bisa lebih untuk memberikan penerangan maksimal di setiap sudut rumah. Penggunaan lampu pijar membuat tagihan listrik membengkak karena arus listrik yang dipakai lebih besar. Supaya lebih hemat, gantilah lampu pijar dengan lampu LED yang bisa menghemat listrik sampai 90% persen. Intensitas cahaya lampu LED juga tidak kalah terangnya dengan lampu pijar. Anda bisa mendapatkan lampu LED di toko listrik atau perabotan dengan harga yang cukup terjangkau juga.

6. Pemakaian Pompa Air

Suplai air bersih memang semakin langka, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta. Untuk mendapat suplai air bersih, masyarakat mulai beralih ke pemakaian pompa air. Sayangnya, pompa air menyedot arus listrik dua kali lipat lebih besar. Kalau dinyalakan setiap hari, tagihan listrik pun otomatis akan membengkak. Alangkah baiknya jika pompa listrik digunakan sebagai alternatif saat air PDAM mati agar kebutuhan air bersih tetap terpenuhi. Pilihlah pompa air yang bisa mati atau hidup secara otomatis saat bak penampungan air sudah penuh.

Yuk, Hemat Listrik

Itu dia kebiasaan sepele yang sering dilakukan tanpa disadari dapat membuat tagihan listrik membengkak. Kalau suatu saat tagihan listrik membengkak, jangan salahkan orang lain, tapi merilah cek kembali pemakaian listrik sebelumnya. Yuk mulai dari sekarang, gunakan listrik secara cermat dan tepat agar tagihan listrik setiap bulannya tetap dalam kondisi normal dan pastinya tidak membuat kantong Anda menipis. (yau)

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini