nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasca-Gempa Lombok, Pembangunan Jalan hingga Penyediaan Air Bersih Jadi Prioritas

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 27 Agustus 2018 15:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 27 320 1942009 pasca-gempa-lombok-pembangunan-jalan-hingga-penyediaan-air-bersih-jadi-prioritas-rtozwSA0yU.jpg Foto: Giri Hartomo (Okezone)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan rekonstruksi perbaikan ulang bangunan-bangunan yang rusak pasca gempa Lombok. Salah satu yang paling utama untuk diperbaiki adalah infrastruktur utama seperti jalan dan juga jembatan.

Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Sumadilaga mengatakan, jalan hingga jembatan sangat penting sebagai upaya tanggap yang paling awal dan harus dilakukan. Sebab menurutnya, ini merupakan infratruktur utama untuk menjalankan kembali aktivitas masyarakat.

"Nomor 1 (yang dilakukan) adalah infrastruktur PU terutama jalan jembatan itu berfungsi," ujarnya di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Senin (27/8/2018).

 Libur Idul Adha, Prajurit TNI Tetap Bekerja Bantu Korban Gempa Lombok

Menurut Danis, dari hasil identifikasi hari ini ada 13 jembatan yang bergeser pada saat gempa mengguncang Lombok beberapa waktu lalu. Tak hanya itu, ada beberapa titik longsor juga terjadi saat gempa mengguncang Lombok.

"Waktu teridentifikasi ada 13 jembatan yang bergeser langsung kami perbaiki. Ada beberapa titik longsor langsung kita perbaikan. Kami mengecek bendungan besar ada 3 bendungan besar dan semuanya aman," jelasnya.

Selanjutnya lanjut Danis, pihaknya juga fokus untuk menyediakan fasilitas air bersih. Sebab menurutnya, adanya gempa juga menyulitkan masyarakat mendapatkan air bersih.

"Yang ketiga adalah bahwa proses bencana nomor 1 adalah air. Bagiamana dari sumber daya air adanya air baku diseluruh NTB. Karena dengan adanya gempa PDAM tidak berfungsi," jelasnya.

 Libur Idul Adha, Prajurit TNI Tetap Bekerja Bantu Korban Gempa Lombok

Adapun upaya yang dilakukan untuk menyediakan air bersih adalah dengan mengaktivkan kembali PDAM yang ada di Lombok. Selain itu, pihaknya juga membuja sumur air tanah di 50 titik.

"Kemudian air bersih ada kami buka sumur air tanah. Itu ada 50 titik. Besarannya ada 10 liter sampai 20 liter per detik. Kami berhasil menyalakan. Kami langsung mendistribusikan air bersih kepada masyarakat total ada 25 mobil tangki air," kata Danis

"Sanitasi sudah hampir 300 MCK portabel dan 200 MCK knockdown kami pasang. Namun. Sanitasi ini perlu peningkatan. Ini masih berjalan sampai saat ini. Itu tanggap darurat," imbuhnya.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini