nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PGN Mulai Cicil Pembayaran Akuisisi Pertagas Bulan Depan

Ulfa Arieza, Jurnalis · Senin 27 Agustus 2018 17:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 27 320 1942116 pgn-mulai-cicil-pembayaran-akuisisi-pertagas-bulan-depan-OwJv1wuSRP.jpeg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) akan mulai mencicil pembayaran akuisisi Pertagas pada tahun ini. Sementara, pelunasan akuisisi akan dipenuhi perseroan pada semester I-2019. Adapun PGN telah resmi mengambil alih 51% saham Pertagas dengan nilai akuisisi sebesar USD1,2 miliar atau setara Rp16,6 triliun.

Direktur Utama PGN Jobi Triananda mengatakan, pada tahap pertama, perseroan akan melunasi 50% dari nilai akuisisi pada tahun ini.

"Tahap pertama, kita akan lunasi insya Allah di akhir September, 50% dari USD1,2 miliar. Sementara, 50%-nya lagi kita akan selesaikan di semester 1-2019," kata Jobi dalam acara Investor Summit di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (27/8/2018).

rupiah

Sumber pembiayaan akuisisi tahap pertama berasal dari kas internal perusahaan. Sedangkan untuk melunasi sisanya, perseroan akan melakukan pinjaman.

"Kita sekarang sedang melihat mana yang paling optimal dari sisi pembiayaannya, karena kita akan melakukan pinjaman. Bentuknya belum bisa kami sampaikan sekarang, karena masih dalam pembicaraan internal," jelas dia.

Jobi melanjutkan, perseroan mempertimbangkan hanya mengambil alih setengah dari saham Pertagas lantaran masih memiliki proyek lainnya yang membutuhkan pembiayaan.

Saat ini, perseroan tengah menunggu tindak lanjut lelang PT PLN (Persero) untuk proyek LNG sampai di Indonesia Tengah dan Indonesia Timur. Dengan demikian, PGN bisa mengembangkan infrastruktur baru tidak hanya di Jawa dan Sumatera tapi juga menyentuh Sulawesi, Papua serta kepulauan yang lain.

rupiah

Seperti diketahui banyak pembangkit yang dibangun PT PLN (Persero) di daerah remote yang tidak mungkin menggunakan batu bara karena ukurannya besar, sehingga akan menggunakan gas sebagai substitusi.

Targetnya, PGN bisa menyalurkan gas bumi tidak hanya untuk pembangkit tapi juga untuk industri komersial rumah tangga di wilayah Timur.

"Kami enggak mau USD1.2 miliar habis hanya untuk biaya akuisisi Pertagas," kata dia.

Sebagai informasi, PGN resmi mengambil alih 51% saham Pertagas yang sebelumnya dimiliki PT Pertamina (Persero). Transaksi tersebut ditandai dengan adanya penandatanganan perjanjian jual beli saham bersyarat atau conditional sales purchasing agreement (CSPA) pada Jumat 29 Juni 2018 antara PGN dengan PT Pertamina (Persero) sebagai pemilik 49% saham Pertagas.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini