Vale Cari Mitra untuk Bangun 2 Smelter di Sulawesi

Ulfa Arieza, Jurnalis · Selasa 28 Agustus 2018 19:53 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 28 320 1942729 vale-cari-mitra-untuk-bangun-2-smelter-di-sulawesi-qO0zMkEVmH.jpeg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) belum menentukan mitra kerja untuk pembangunan dua smelter di Bahodopi dan Pomalaa di Sulawesi Tenggara. Perusahaan tambang logam dan mineral ini tengah menunggu hasil uji kelayakan (feasibility study) dari calon mitra.

"Kami harap mereka lebih cepat lagi serangkaian feasibility study-nya supaya kita bisa tentukan siapa mitra kita," ujar Direktur Utama Vale Indonesia Nico Kanter dalam acara Investor Summit di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (28/8/2018).

grafik

Diharapkan, hasil uji kelayakan dapat disampaikan kepada Vale Indonesia tahun ini, sehingga proses pembangunan smelter dapat dikebut perseroan. Sebelumnya, perseroan menyebutkan ada tiga calon mitra pembangunan smelter, yakni perusahaan dari Jerman, Jepang, dan China.

Keberadaan mitra ini, dikatakan Nico sangat menentukan daripada perkembangan pembangunan smelter.

"Apakah rampung tahun ini, tergantung mitranya. Produknya juga akan tergantung pada apa yang mereka masukkan," kata Nico.

grafik

Sebagai informasi, pada semester pertama tahun ini, perseroan berhasil membukukan pendapatan senilai USD374,61 juta atau naik 28,34% year on year dari sebelumnya USD291,88 juta.

Pada semester I 2018 perusahaan mengantongi pendapatan hingga USD374,61 juta, naik 28,34% yoy. Peningkatan pemasukan itu ditopang oleh perbaikan volume penjualan pada kuartal II 2018 dan penguatan harga nikel matte. Pada kuartal II 2018, penjualan nikel matte oleh emiten dengan kode saham INCO ini mencapai 18.764 ton, tumbuh dari triwulan sebelumnya 17.240 ton. Total pemasaran pada semester I 2018 turun 3,07% yoy menjadi 36.003 ton dari sebelumnya 37.144 ton.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini