nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Konsumsi Gas Elpiji 3 Kg Subsidi Diprediksi Naik 170 Ribu Ton

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 28 Agustus 2018 21:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 28 320 1942766 konsumsi-gas-elpiji-3-kg-subsidi-diprediksi-naik-170-ribu-ton-qV86hjN4ME.jpg Gas Elpiji 3 Kg (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memprediksi hingga akhir tahun 2018 konsumsi Elpiji 3 kg akan membengkak 170 ribu ton. Diproyeksikan konsumsi akan mencapai 6,62 juta ton, lebih tinggi dari kuota yang ditetapkan dalam APBN 2018 sebesar 6,4 juta ton.

Kondisi tersebut artinya over kuota 2,6% dari yang ditetapkan, atau lebih tinggi 5% dari realisasi di tahun 2017. Sementara itu, untuk realisasi penyaluran Elpiji 3 kg subsidi hingga Juli 2018 juga sudah mengalami over kuota.

Direktur Pemasaran dan Retail Pertamina, Mas’ud Khamid hingga Juli Elpiji 3 kg tersalurkan sebanyak 3,75 juta. Realisasi ini over kuota 1,1% dari target year to date Juli 1018.

Pasokan Gas Elpiji Seluruh Indonesia Dipastikan Aman 

“Hingga akhir tahun 2018, prognosa Elpiji 3 kg subsidi diproyeksikan 6,62 juta ton atau over kuota 2,6% dari target APBN 2018. Angka ini juga lebih tinggi 5% dari realisasi 2017 sekitar 6,29 juta ton,” kata Mas’ud dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (28/8/2018).

Adapun dalam Rancangan APBN 2019, konsumsi Elpiji 3 kg subsidi ditetapkan 6,9 juta KL. Angka ini lebih tinggi dari target APBN 2018 juga lebih tinggi 5,42% dari prognosa Desember 2018 sebesar 6,62 juta KL.

Dia menjelaskan, target yang ditetapkan dalam RAPBN 2019 lebih tinggi, karena belum diberlakukannya distribusi tertutup atau tetap sasaran. Dengan asumsi jumlah tersebut telah memperhitungkan kebutuhan hari raya keagamaan.

Jelang Natal dan Tahun Baru, Pertamina Banda Aceh Tambah Pasokan Gas Elpiji 6-7% 

“Juga karena terjadi tambahan pengguna Elpiji 3 kg di tahun ini sebesar 531 ribu rumah tangga dan usaha mikro. Serta asumsi pertumbuhan ekonomi 2019 sebesar 5,3%,” katanya.

Berdasarkan data Pertamina, sejak tahun 2015 hingga target dalam RAPBN 2019, konsumsi Elpiji 3 kg terus mengalami kenaikan. Pada 2015 realisasinya sebesar 5,5 juta KL, kemudian di 2016 menjadi 6 juta KL, artinya naik 7,9%.

Adapun pada 2017 realisasinya 6,2 juta KL atau naik 4,8%. Pada tahun 2018 pemerintah menetapkan 6,45 juta KL atau naik 2,5%, serta dari prognosa Desember 2018 ke target dalam APBN 2019 naik 5,4% menjadi 6,9 juta KL.

 

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini