Presiden Jokowi Jor-joran Apresiasi Bonus Atlet Peraih Medali di Asian Games 2018

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Minggu 02 September 2018 13:56 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 02 320 1944835 presiden-jokowi-jor-joran-apresiasi-bonus-atlet-peraih-medali-di-asian-games-2018-kVL8WZsnrD.jpg Presiden Jokowi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyerahkan bonus kepada para atlet dan pelatih yang meraih medali dalam ajang Asian Games 2018. Presiden Jokowi menyerahkan secara simbolis buku tabungan berisi bonus kepada masing-masing atlet peraih medali emas, perak dan perunggu

Adapun buku tabungan bagi peraih emas diberikan kepada Eko Yuli Irawan atlet angkat besi, Puspa Arum Sari atlet pencak silat, Aries Susanti Rahayu atlet panjat tebing. Perwakilan dari peraih perak adalah Sri Wahyuni atlet angkat besi, Aspar atlet panjat tebing, Alexander Elbert Sie atlet soft tenis. Sedangkan dari perunggu diwakili oleh Nining Purwaningsih atlet sepeda downhill, Amri Rusdana atlet pencak silat dan Bunga Imas atlet skateboard.

Setelah menyerahkan bonus kepada masing-masing atlet, Jokowi mengucapkan terimakasih atas perjuangan para atlet pada Asian Games 2018. Menurut Jokowi dirinya beserta seluruh masyarakat Indonesia mengaku bangga atas kerja keras para atlet yang mengharumkan nama Indonesia.

Menurut Presiden, capaian itu adalah lompatan besar yang menjadi fondasi untuk prestasi olahraga Indonesia selanjutnya. Jokowi pun mengaku tak sabar menunggu prestasi-prestasi yang diraih oleh para atlet Indonesia kancah Internasioanl lainya.

"Terima kasih atas sejarah emas yang ditorehkan, karena itu saya sampaikan kemarin ke Menpora, bonus atlet peraih medali saya ingin berikan secepatnya sebelum acara penutupan dilakukan," kata Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Minggu (2/9/2018).

Lebih lanjut Presiden Joko Widodo menyampaikan raihan ini merupakan sebuah prestasi tersendiri bagi Indonesia. Sebab dirinya mengaku bahwa awalnya pemerintah hanya menargetkan perolehan 16 keping medali emas.

Sementara itu, Indonesia sendiri total meraih 98 medali pada Asian Games 2018 ini. Adapun rinciannya adalah 31 medali emas 24, medali perak, dan 43 medali perunggu atau 98 medali dan menduduki peringkat ke-4 negara peraih medali di ajang Asian Games 2018.

"Bangga ketulusan para pelatih official, dedikasi para pengurus cabor, saya kira bukan rakyat saja yang terkejut tapi dunia terkejut dengan torehan sejarah yang saudara-saudara ciptakan karena memang sebelumnya kita di asian games sebelumnya kita hanya meraih 4 medali emas kemudian melompat menjadi 31 medali emas dulu sebelumnya saat kita menargetkan 16 emas banyak yang sanksi, banyak yang pesimis, saya ngomong bolak-balik ke pak Wapres, angka ini bener gak 16 apa perlu kita hitung lagi, optimis boleh tapi juga harus realistis hitungannya," jelasnya

Sebagai informasi, peraih medali emas diberikan bonus Rp1,5 miliar secara penuh dengan pajak sudah ditanggung oleh Pemerintah. Sedangkan untuk peraih medali emas pasangan atau ganda mendapatkan bonus Rp 1 Miliar per orang, dan untuk beregu mendapatkan Rp750 juta per orang.

Sama seperti peraih medali emas, bonus untuk pendulang perak pun terbagi ke dalam tiga kelas. Untuk tunggal jumlahnya Rp500 juta, ganda atau pasanagna sebesar Rp400 juta, dan beregu Rp300 juta per orang. Sementara untuk setiap atlet tunggal yang merebut medali perunggu, diberikan bonus sebesar Rp250 juta, ganda Rp200 juta dan beregu Rp150 juta per orang.

Tak hanya para atletnya saja, para pelatih pun ikut keciptaran bonusnya. Para pelatih beregu yang mengantarkan anak didiknya meraih emas mendapatkan bonus Rp600 juta, lalu Rp 200 juta untuk perak dan Rp100 juta untuk perunggu. Sedangkan untuk setiap medali kedua dan seterusnya, para pelatih mendapatkan Rp225 juta untuk emas, Rp75 juta untuk perak, dan Rp37,5 juta untuk perunggu.

Untuk asisten pelatih perorangan/ganda mendapatkan Rp300 juta untuk emas, Rp100 juta untuk perak, dan Rp50 juta untuk perunggu. Para asisten pelatih beregu mendapatkan Rp375 juta untuk emas, Rp125 juta untuk perak, dan Rp62,5 juta untuk perunggu. Setiap medali kedua dan seterusnya, para asisten pelatih mendapatkan Rp150 juta untuk emas, Rp50 juta untuk perak, dan Rp25 juta untuk perunggu. (gir)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini