nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bos Djarum Dapat Bonus dari Jokowi, Digunakan untuk Apa?

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Minggu 02 September 2018 19:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 02 320 1944877 bos-djarum-dapat-bonus-dari-jokowi-digunakan-untuk-apa-vFom7xwOX3.jpg Bambang Hartono (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo pada hari ini memberikan bonus kepada para atlet yang berhasil meraih medali dalam pagelaran Asian Games 2018. Salah satu yang terkena siraman bonus dari Presiden Joko Widodo adalah orang terkaya Indonesia sekaligus peraih medali perunggu Cabang Olahraga Bridge yakni Bambang Hartono.

Saat ditanya akan digunakan untuk apa, Bambang Hartono menjawab jika bonus yang didapatnya akan diberikan seluruhya kepada federasi. Sehingga diharapkan pembianaan untuk atlet-atlet bridge bisa berjalan dengan lancar dan bisa meraih prestasi yang lebih baik untuk Indonesia dimasa mendatang.

"Kita akan mengusahakan supaya untuk pembinaan bridge kelanjutannya. jadi di balikin ke bridge lagi. Iya (seluruhnya)," ujarnya saat ditemui di Komplek Istana Negara, Jakarta, Minggu (2/9/2018).

Bos Djarum itu juga mengapresiasi langkah pemerintah yang dengan cepat memberikan bonus kepada atlet yang berprestasi. Sehingga menurutnya, dengan pemberian seperti ini para atlet jauh lebi effisien dan tidak perlu bolak-balik menuju Jakarta untuk mengambil bonusnya.

"Luar biasa. apresiasi dari pemerintah dan pemberiannya sangat bagus sekali karena langsung apresiasi itu jg tidka perlu atlet itu kembali lagi ke jakarta, untuk terima hadiah lagi. jadi ini snagat efisien, bagu sekali.

Sebagai informasi, peraih medali emas diberikan bonus Rp1,5 miliar secara penuh dengan pajak sudah ditanggung oleh Pemerintah. Sedangkan untuk peraih medali emas pasangan atau ganda mendapatkan bonus Rp 1 Miliar per orang, dan untuk beregu mendapatkan Rp750 juta per orang.

Sama seperti peraih medali emas, bonus untuk pendulang perak pun terbagi ke dalam tiga kelas. Untuk tunggal jumlahnya Rp500 juta, ganda atau pasanagna sebesar Rp400 juta, dan beregu Rp300 juta per orang.

Sementara untuk setiap atlet tunggal yang merebut medali perunggu, dihadiahi Rp250 juta, ganda Rp200 juta dan beregu Rp150 juta per orang.

Tak hanya para atletnya saja, para pelatih pun ikut keciptaran bonusnya. Para pelatih beregu yang mengantarkan anak didiknya meraih emas mendapatkan bonus Rp600 juta, lalu Rp 200 juta untuk perak dan Rp100 juta untuk perunggu.

Sedangkan untuk setiap medali kedua dan seterusnya, para pelatih mendapatkan Rp225 juta untuk emas, Rp75 juta untuk perak, dan Rp37,5 juta untuk perunggu.

Untuk asisten pelatih perorangan/ganda mendapatkan Rp300 juta untuk emas, Rp100 juta untuk perak, dan Rp50 juta untuk perunggu.

Para asisten pelatih beregu mendapatkan Rp375 juta untuk emas, Rp125 juta untuk perak, dan Rp62,5 juta untuk perunggu. Setiap medali kedua dan seterusnya, para asisten pelatih mendapatkan Rp150 juta untuk emas, Rp50 juta untuk perak, dan Rp25 juta untuk perunggu.

(rhs)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini