Ingin Punya Rumah Idaman, Cek Caranya di Sini

Agregasi Rumah.com, Jurnalis · Minggu 02 September 2018 16:20 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 02 470 1944849 ingin-punya-rumah-idaman-cek-caranya-disini-QwOsirQCE0.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Setelah anak pertama tumbuh besar, tak jarang para orangtua memiliki keinginan untuk menambah anak kedua, anak ketiga, bahkan seterusnya. Rencana baik ini sepatutnya dibarengi juga dengan kemampuan orangtua menyediakan ruang privasi bagi anak-anaknya.

Maksudnya di sini adalah anak harus mempunyai kamar sendiri. Akan tetapi luas bangunan rumah yang tidak lagi memadai, di samping biaya renovasi yang ujung-ujungnya memakan dana besar, malah membuat beberapa orangtua akhirnya memutuskan untuk cari rumah baru yang lebih besar.

“Walaupun renovasi nambah kamar, tetap saja luasan tanahnya kan kecil jadi tetap kurang mencukupi untuk gerak keluarga di rumah. Saat ini rumah yang saya tempati memiliki luas tanah 72m2 dan luas bangunan 42m2. Sedangkan anak ada tiga, jadi lebih prefer membeli rumah baru yang luas tanahnya besar. Sehingga andaikan mau renovasi lagi, tetap akan lebih fleksibel.”

“Rumah baru yang akan kami huni beberapa bulan lagi luas tanahnya 128m2 dan luas bangunannya 100m2. Ada tiga kamar, rencananya mau ditambah jadi lima. Jadi semua anak punya area pribadi di rumah. Plus karena masih ada space kosong, saya ingin ada musala di rumah,” ujar Shinta Yulia, karyawan di salah satu perusahaan swasta.

Panduan Beli Rumah Kedua


Bagi Anda yang berencana mencari rumah baru untuk keluarga seperti Shinta, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menjual terlebih dulu rumah yang saat ini ditempati. Pasalnya, proses menjual rumah bisa memakan waktu hingga satu tahun lamanya.

Agar rumah lekas laku dan menarik perhatian calon pembeli, sebaiknya percantik beberapa area komunal seperti taman, dapur, dan teras. Sekedar informasi, umumnya orang mudah terpikat pada pandangan pertama, misalnya ketika melihat teras dan pekarangan rumah.

Tidak hanya itu, harga jual yang ditawarkan juga bisa jadi faktor penentu. Ada beberapa pertimbangan yang bisa dijadikan patokan, misalnya cek harga tanah di kawasan sekitar. Lakukan pengecekan terhadap Nilai Jual Objek Pajak atau NJOP di kawasan sekitar rumah.

Namun nilai pada NJOP biasanya hanya untuk menentukan nilai minimum penjualan. Umumnya orang menjual rumah dengan harga 2-3 kali lipat di atas NJOP. Menggunakan jasa agen properti profesional juga dirasa penting saat akan menjual rumah. Sebab keahlian mereka dalam memasarkan, akan menguntungkan Anda dari segi waktu dan tenaga.

Punya Fasilitas Komplit


Setelah rumah sudah mulai dipasarkan, itu artinya Anda harus segera menemukan rumah baru yang pas untuk keluarga. Salah satu referensinya adalah Cluster Botanica di Vida Bekasi.

Dari segi fasilitas, perumahan ini punya ruang yang pasti disukai anak-anak seperti taman atau hutan kecil, pendopo serbaguna, kolam natural, juga taman bermain anak.

“Adanya ruang terbuka hijau, koridor taman dan kolam natural sangat mendukung terciptanya ekosistem flora dan fauna secara alami di sekitar hunian. Hunian yang baik itu bukan hanya untuk manusia saja, tetapi harus bisa berdampingan dengan alam secara harmonis,” jelas Yu Sing dari firma arsitek Studio Akanoma yang mendesain unit-unit di Cluster Botanica.

Klaster yang berada dalam kawasan terpadu seluas 130 hektare itu dikembangkan sejak dua tahun silam, dan baru diserah terimakan kepada penghuni pada Minggu (19/8). Ada dua unit yang ditawarkan yakni Rosemary (tipe 69) dan Basil (tipe 47) dengan harga Rp650 juta hingga Rp1 miliar.

Dari segi konsep, Cluster Botanica mengadopsi suasana kebun herbal yang mengelilingi kawasan hunian. Halaman depan, samping dan bagian belakang rumah pun ditanami aneka pohon buah, serta tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan sehari-hari.

“Kami membangun klaster ini bukan hanya sebagai tempat tinggal, tapi juga tempat hidup yang nyaman untuk keluarga. Dengan menggandeng arsitek Yu Sing, kami serius membangun hunian yang dekat dengan alam,” tutup Edward Kusma, Direktur Vida Bekasi.

Fasilitas lain yang harus ada dalam perumahan klaster adalah ritel dan komersial. Hal ini bisa ditemukan di perumahan skala kota Harvest City. Kawasan seluas 1.350 hektare ini baru saja menggandeng Narma Toserba untuk membangun gerai beroperasi mulai Maret 2019.

“Pembangunan gerai Narma Toserba di Harvest City akan dimulai September tahun ini, dengan rancangan ruang pamer seluas 2.500m2 dan area parkir seluas 1.500m2,” kata Direktur Utama PT Indo Suhar Jaya (Narma Toserba), Ferdinard Suharja.

Sementara Direktur Utama PT. Dwikarya Langgengsukses, Sentot Sudaryono mengatakan, “Narma Toserba berlokasi di depan kantor pemasaran Harvest City yang merupakan titik strategis,” kata Sentot.

Tidak hanya itu, manajemen Harvest City juga sedang menyiapkan kawasan shopping arcade seluas 50.000 m2 dengan target 10 merek ternama di bidang kuliner.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini