nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Demi Rupiah, Mayoritas Proyek Kelistrikan yang Ditunda Ada di Jawa

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 05 September 2018 21:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 05 320 1946604 demi-rupiah-mayoritas-proyek-kelistrikan-yang-ditunda-ada-di-jawa-812Zn5YInn.jpg Foto: Reuters

JAKARTA - Pemerintah menunda proyek kelistrikan 15.200 megawatt (mw) atau 15,2 Gigawatt (GW). Proyek tersebut merupakan bagian dari program 35.000 mw yang canangkan pemerintah.

Penundaan tersebut menjadi salah satu upaya untuk mengurangi tingkat impor yang berimbas pada defisit transasksi berjalan serta melemahkan nilai tukar Rupiah. Mata uang Garuda ini pun kini berada di level sekitar Rp14.900 per USD.

Kendati ada penundaan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan, hal itu takkan berpengaruh pada target rasio elektrifikasi nasional. Pasalnya, kebanyakan proyek yang ditunda berada di Pulau Jawa.

"Kan ini lebih banyak proyek pembangunan yang di Jawa. Karena kalau di Jawa kan memang sudah berlebih," katanya di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (5/9/2018).

 

Kendati demikian, dirinya tak menyebutkan secara persis dimana proyek-proyek tang ditunda tersebut. Namun yang pasti, kata dia, pemerintah telah memperhitungkan dengan baik soal penundaan ini.

"Ada di Jonan (list data proyek ditunda ada di Menteri ESDM Ignasisus Jonan). Tapi saya kira, kita juga enggak bisa postpone (menunda) itu terlalu lama. Jonan akan hitung itu dengan baik," katanya.

 

Sebelumnya, Jonan mengatakan proyek kelistrikan yang ditunda tersebut belum melakukan financial closing.

"Ada sekitar 15,2 GW yang ditunda. Proyek yang ditunda akan kembali dikerjakan pada 2021-2026, sesuai kebutuhan kelistrikan nasional," kata Jonan di Gedung ESDM, Jakarta, Selasa 4 September 2018.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini