nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pertemuan IMF-World Bank di Bali Diharapkan Meriah seperti Asian Games

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 06 September 2018 14:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 06 20 1946894 pertemuan-imf-world-bank-di-bali-diharapkan-meriah-seperti-asian-games-9UcrznTcGA.jpg Foto: Dok Kemenkeu

JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan, Hadianto, berharap publikasi penyelenggaraan International Monetary Fund-World Bank Group Annual Meetings 2018 yang akan digelar di Nusa Dua, Bali, 8-14 Oktober 2018, tidak kalah dengan publikasi saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games XVIII tahun 2018, 18 Agustus – 2 September lalu.

“Annual Meeting ini melibatkan 189 negara, dihadiri oleh 15.000 delegasi, dan 200 agenda pertemuan. Kita merupakan negara keempat di ASEAN yang menjadi tuan rumah,” kata Hadianto seperti dilansir laman setkab, Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Untuk menggelorakan forum perhelatan akbar itu, dibutuhkan dukungan dari Kementerian/Lembaga (K/L) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk bersama-sama mendorong program outreach yang memungkinkan masyarakat aware dan memiliki sikap positif terhadap hal ini.

“Kerjasama sinergi antara pemerintah dan BUMN diharapkan dapat menciptakan dukungan masayarakat, sehingga mampu membangun persepsi positif dunia terhadap Indonesia,” ujar Hadianto seraya mengakui, jika publikasi annual meeting ini akan bersundulan dengan Asian Paragames yang akan digelar di Jakarta dan Sentul pada 6-13 Oktober mendatang.

 

Distorsi Isu

Sementara Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Kominfo, Niken Rosarita Widyastuti menambahkan, agar dapat mendukung suksesnya Indonesia sebagai tuan rumah publikasi International Monetary Fund-World Bank Group Annual Meetings 2018, Humas K/L diharapkan dapat memanage isu negatif yang mendistorsi isu yang akan dibahas dalam pertemuan ini, seperti stabilitas perekonomian global, kemiskinan, lapangan kerja, perubahan iklim Indonesia, dan sebagainya.

 

Selain itu, menurut Niken, Humas K/L perlu menunjukkan potensi Indonesia di bidan pariwisata, perdagangan, dan investasi.

“Pesan kunci annual meetings ini adalah Indonesia bangga menjadi bagian dari masyarakat ekonomi dunia,” sambung Niken.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini