Buka 238.015 Formasi CPNS 2018, BKN Anggarkan Rp370 Miliar

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 06 September 2018 17:25 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 06 320 1947002 buka-238-015-formasi-cpns-2018-bkn-anggarkan-rp370-miliar-vRtD601wRZ.jpg Ilustrasi: Foto Setkab

JAKARTA - Pemerintah memastikan akan membuka 238.015 formasi pada pembukaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Pendaftaran sendiri rencananya akan dilakukan sekitar tanggal 16-20 September 2018.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, untuk seleksi CPNS 2018, pihaknya menyiapkan anggaran Rp370 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk infrastruktur penunjang tes dari mulai website hingga lokasi tes.

"Total anggaran tidak tahu kalau semuanya berapa, tapi kalau dari BKN kami mengajukan Rp370 miliar," ujarnya di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (6/9/2018).

 

Menurut Bima, dilakukannnya jumlah anggaran sebesar itu dikarenakan titik lokasi tes CPNS pada tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Pada tahun ini 176 titik disiapkan untuk lokasi tes CPNS 2018.

"Karena titiknya (lokasi tesnya) banyak sekali," ucapnya.

Sementara itu, Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, pihaknya juga menyediakan anggaran untuk seleksi CPNS 2018. Namun anggaran ini tidak sebesar yang dialokasikan oleh BKN.

 

Sebab menurutnya, pihaknya hanya menganggarkan untuk hal-hal yang berbau non-teknis. Seperti anggaran-anggaran untuk rapat koordinasi untuk persiapan pembukaan CPNS 2018 seperti yang dilakukan pada hari ini.

"Kan penyelenggaraan ini harus mempertimbangkan keuangan juga dari Kementerian Keuangan. Dasarnya kita memang sudah dihitung dan mampu ya tidak ada masalah," ucapnya.

Menurutnya, saat ini yang dipersiapkan oleh pihaknya adalah menganggarkan untuk gaji PNS dan lain-lainnya. Sebab jika sudah terpilih nanti, pemerintah harus menyiapkan dana untuk gaji PNS, pelantikan, hingga pendidikan tambahan bagi PNS yang lolos seleksi CPNS.

"Sekarang gini, intansi yang menyusun artinya mereka sudah tahu dan menyiapkan untuk seleksi, gaji dan pelatihannya. Kalau satu ASN dibutuhkan anggaran Rp5 juta ya dikalikan saja. misalnya pemerintah daerah usul 300 ya jadi gaji 300 orang dikali Rp5 juta dan ditambah untuk diklat sekitar Rp6 juta," jelasnya

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini