nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Batam Fokus Kembangkan Industri Film dan Pariwisata

Antara, Jurnalis · Kamis 06 September 2018 20:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 06 320 1947111 batam-fokus-kembangkan-industri-film-dan-pariwisata-PgC8HOkEmr.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Batam saat ini fokus mengembangkan industri di sektor jasa dalam bidang pembuatan film termasuk animasi, sekaligus mengembangkan aspek pariwisata yang selama ini menjadi salah satu andalan daerah setempat.

"Kami ingin terus berkembang dalam industri jasa seperti pariwisata," kata Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo dalam acara Business Gathering Batam Connecting Asia-Pacific di Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Menurut dia, selama ini Batam telah berfokus kepada industri manufaktur seperti perakitan elektronik, peralatan medis, dan permesinan industri, namun di sisi lain pihaknya juga terus mengembangkan industri jasa.

Dia mencontohkan, beberapa yang dikembangkan adalah industri animasi dan studio pembuatan film, di mana sudah ada beberapa film yang ditampilkan di saluran HBO Asia yang diproduksi di kawasan pulau tersebut.

 

Apalagi, lanjut Lukita Dinarsyah Tuwo, di Batam juga telah dikembangkan Nongsa Digital Park yang merupakan kawasan yang akan mewujudkan Batam sebagai jembatan digital antara Republik Indonesia dan Singapura.

"Batam adalah gerbang ketiga terbesar masuknya wisatawan internasional setelah Bali dan Jakarta," paparnya.

Sebagaimana diwartakan terkait dengan sektor pariwisata, Greater Batam, Provinsi Kepulauan Riau, dipersiapkan sebagai kantong wisatawan mancanegara (wisman) selain Bali dalam upaya mencapai target kunjungan 17 juta wisman tahun ini.

"Selain Bali beberapa destinasi salah satunya Batam dipersiapkan untuk menjadi destinasi penyumbang wisman terbesar untuk bisa mencapai target kunjungan wisman kita," kata Kepala Biro Komunikasi Publik (Komblik) Kemenpar Guntur Sakti.

 

Guntur Sakti menjelaskan untuk mencapai target 17 juta wisman pada tahun ini, pariwisata harus didorong agar tumbuh hingga mencapai 21% dari capaian kunjungan wisman pada 2017 sebesar 14,04%.

Sedangkan target pertumbuhan 21% tersebut dinilai jauh di atas pertumbuhan pariwisata regional ASEAN sebesar 7% dan dunia 6,4%.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini