nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Melemah Usai Data Tenaga Kerja AS Dirilis

Antara, Jurnalis · Sabtu 08 September 2018 08:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 08 278 1947789 wall-street-melemah-usai-data-tenaga-kerja-as-dirilis-o1IZw39LUn.jpg Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

NEW YORK - Saham-saham di Wall Street lebih rendah pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena para investor mencerna beberapa data ekonomi terbaru di tengah ketegangan perdagangan global.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 79,33 poin atau 0,31%, menjadi ditutup di 25.916,54 poin. Indeks S&P 500 berkurang 6,37 poin atau 0,22%, menjadi berakhir di 2.871,68 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup 20,18 poin atau 0,25% lebih rendah, menjadi 7.902,54 poin.

wall street

Sepuluh dari 11 sektor utama dalam S&P 500 diperdagangkan lebih rendah, dengan saham-saham real estat dan utilitas memimpin penurunan. Sementara, indeks Nasdaq membukukan kerugian hari keempat berturut-turut.

Kekhawatiran meningkatnya sengketa perdagangan global terus menekan sentimen pasar. Indeks-indeks utama Wall Street jatuh setelah Presiden AS Donald Trump menaikkan kemungkinan tarif tambahan pada produk-produk impor dari China dan Apple Inc mengindikasikan bahwa beberapa produknya dapat dikenakan pungutan tersebut, Reuters melaporkan.

wall street

Wall Street juga memperhatikan data pekerjaan terbaru. Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan, perekonomian AS menciptakan 201.000 pekerjaan baru pada Agustus, dan menjaga tingkat pengangguran di terendah 18 tahun pada 3,9%.

Sementara itu, upah rata-rata yang dibayarkan kepada pekerja AS naik 10 sen menjadi 27,16 dolar AS per jam. Tingkat pertumbuhan pendapatan tahunan naik menjadi 2,9% pada Agustus dari angka Juli 2,7%.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini