nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakta-Fakta Gangguan PLTU Pacitan dan Paiton

Vanni Firdaus Yuliandi, Jurnalis · Minggu 09 September 2018 13:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 09 320 1948143 fakta-fakta-gangguan-pltu-pacitan-dan-paiton-ysupPI6pL0.jpg Pembangkit Listrik (Foto: Okezone)

JAKARTA – Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pacitan dan Paiton, Jawa Timur mengalami gangguan kembali, sehingga mengakibatkan padamnya jaringan listrik. Diketahui, padamnya jaringan listrik secara mendadak tersebut membuat aktivitas warga terganggu.

Berikut fakta dibalik rusaknya PLTU Paiton dan Pacitan seperti yang dirangkum Okezone, Minggu (9/9/2018) :

1. Berdampak Pada Kestabilan Listrik Sehingga Listrik di Padamkan

PLTU Paiton dan PLTU Pacitan sempat mengalami gangguan Rabu (5/9/2018). Akibatnya terjadi kekurangan pasokan listrik di Bali. Namun, kemarin PLN berhasil memulihkan kondisi kelistrikan di Bali. Kini kelistrikan di Bali sudah berangsur normal.

Manajer Distribusi PLN Bali Eko Mulyo H W menyampaikan bahwa gangguan pada kedua pembangkit tersebut berdampak pada kestabilan kelistrikan di Bali. Sejak Rabu kemarin, petugas PLN terus melakukan penormalan listrik. Hasilnya sudah menyala di beberapa wilayah sejak Rabu kemarin pukul 13.26 WITA.

2. Dapat Pasokan Listrik dari Gardu Induk

Seperti dikutip dari keterangan tertulis Kamis (6/9/2018), Manager Distrubisi PLN Bali Eko Mulyo H W menjelaskan pemulihan listrik di wilayah-wilayah yang dipasok dari Gardu Induk (GI) Gilimanuk, GI Pesanggaran, GIS Celukan Bawang, dan GI Pemaron, GI Pemecutan Kelod, GI Kapal dan GIS Bandara sudah normal 100 persen pada pukul 15.40 WITA, kecuali di beberapa titik yang mengalami gangguan jaringan.

3. Permohonan Maaf

PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas pemadaman yang terjadi, saat ini upaya perbaikan dan penguatan sistem juga terus dilakukan.

“Kami mohon maaf untuk pemadaman dan ketidaknyamanan yang dialami pelanggan, kami berupaya sekuat tenaga agar peristiwa pemadaman ini bisa segera teratasi dan semua sistem kembali normal. Kami juga tengah melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang,” tutupnya.

 

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini