nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Total Kerusakan Gempa Lombok Rp10 Triliun, Berikut Rinciannya

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 10 September 2018 14:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 10 320 1948529 total-kerusakan-gempa-lombok-rp10-triliun-berikut-rinciannya-bN1R6ggnZH.jpg Gempa Lombok (Foto: Antara)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut gempa Lombok yang terjadi beberapa waktu lalu menimbulkan banyak kerusakan. BNPB memperkirakan total nilai kerusakan mencapai Rp10 triliun.

Kepala BNPB Willem Rampangilei mengatakan, Rp10 triliun merupakan total kerusakan yang terjadi di tujuh wilayah yang terkena dampak gempa di Lombok. Ketujuh wilayah tersebut meliputi Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa dan juga Mataram

Lombok Utara sendiri total nilai kerusakannya mencapai Rp3,1 triliun, Lombok Timur mencapai Rp607 miliar, Lombok Barat mencapai Rp689 miliar dan Lombok Tengah mencapai Rp929 miliar. Sementara untuk Mataram mencapai Rp3,59 triliun dan Sumbawa Rp379 miliar.

"Jadi total nilai kerusakannya Rp10 triliun," ujarnya saat di Kantor DPR RI, Jakarta, Senin (10/9/2018).

Potret Senyum Anak-Anak Korban Gempa Lombok #LombokBangunKembali

Untuk perbaikan, pihaknya membutuhkan dana sekitar Rp8 triliun. Artinya masih ada kerugian sekitar Rp2 triliun untuk melakukan perbaikan akibat peristiwa gempa yang terjadi di Lombok.

"Kerugiannya Rp2 triliun, butuh dana sekitar Rp8 triliun," ucapnya.

Willem menambahkan, dampak kerusakan yang paling besar adalah berada di Lombok Barat. Berdasarkan data yang dia miliki, sebanyak 167.961 rumah dilaporkan mengalami rusak berat dengan jumlah yang sudah terverifikasi sebanyak 32.000 unit.

"Dampak kerusakan terjadi terbesar di Lombok barat. Rekap verifikasi rumah rusak berat, dari laporan awal yang kami terima 167.961 yang sudah verifikasi 32.000," ucapnya.

Libur Idul Adha, Prajurit TNI Tetap Bekerja Bantu Korban Gempa Lombok

Menurut Willem, untuk mempercepat pemulihan, pihaknya akan menyalurkan dana sebesar Rp50 juta per unit. Uang tersebut akan digunakan sebagai dana pembangunan rumah yang rusak.

"Untuk percepatan pemulihan ini maka kami menyalurkan dana stimulan untuk rumah rusak berat Rp50 juta per unit," ucapnya.

Sementara itu, selain rumah bangunan lainnya juga dilaporkan mengalami kerusakan. Sekitar 214 infrastruktur terdampak bencana tersebut.

"Sebanyak 214 infrastruktur terdampak. Persentase kerusakan 8% jembatan, paling besar 44% adalah spam, irigasi. Total kerusakan pendidikan 1.194. 630 masjid mengalami kerusakan," jelasnya.

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini