nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani: Petugas yang Semena-Mena akan Saya Copot

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 14 September 2018 21:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 14 20 1950729 sri-mulyani-petugas-yang-semena-mena-akan-saya-copot-iiws37fASd.jpeg Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Okezone

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan dirinya siap untuk memberikan sanksi bagi petugas pajak maupun bea dan cukai jika melakukan tugas tak sesuai aturan. Bahkan sanksi hingga pencopotan dari jabatannya.

Hal tersebut disampaikan kepada ratusan pengusaha dalam acara seminar mengenai Peran Serta Dunia Usaha Dalam Pembangunan Sistem Perpajakan dan Moneter yang Adil, Transparan dan Akuntanbel di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Bendahara negara tersebut menyatakan, dirinya telah melakukan reformasi perpajakan sehingga diharapkan dikelola dengan adil, transparan dan akuntabel. Oleh sebab itu perlu terjalin kepercayaan antara pemerintah dan para pengusaha.

Menkeu Sri Mulyani: Dengan UU PNBP Pemerintah Bisa Pangkas 70.000 Tarif Kementerian atau Lembaga 

"Dunia usaha itu harus berdaya tahan, tahun-tahun ini kami ada dalam posisi yang agak aneh saja, karena kemarin baru 2 tahun lalu buat tax amnesty, kita ingin gunakan itu untuk memulai lembar yang baru, based on trust," jelasnya.

Namun, dirinya sudah mendapatkan beberapa masalah perpajakan yang disebabkan oleh petugas pajak maupun bea dan cukai. Hal ini tentunya akan merusak kepercayaan pengusaha kepada pemerintah.

"Kalau Bapak Ibu (pengusaha) semua, punya komplain Anda diperlakukan semana-mena oleh petugas pajak dan bea cukai, tolong sampaikan ke saya. Saya akan sangat senang untuk menerimanya," pintanya.

Menkeu Sri Mulyani: Kinerja APBN 2018 Alami Perbaikan 

Sri Mulyani memastikan, pihaknya tak segan-segan untuk mencopot petugas tersebut dari jabatannya. "Saya lebih senang lagi kalau ditunjukin kantornya dimana, petugasnya siapa, silakan kalau Anda di peres, di rekam saja, nanti langsung bisa saya copot, itu komitmen kami. Kami akan terus berusaha mereformasi perpajakan," tegas dia.

Oleh sebab itu, dirinya meminta Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bisa menampung laporan para pengusaha tersebut. Sehingga dapat terorganisir untuk disampaikan kepada pemerintah.

Dalam mereformasi perpajakan, katanya, peran pengusaha sangat penting untuk. Baik dalam hal pelaporan petugas yang melanggar aturan, maupun soal aturan perpajakan yang perlu diubah.

"Kita butuh bantuan Anda semua, kalau kita baik, sampaikan baik. Kalau ada 1 atau 2 kasus tidak baik dan itu masalah muncul karena ketidakjelasan aturan, kita akan coba benahi aturan," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini