nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Serikat Pekerja Berharap Utang Garuda Bisa Diselesaikan Direksi Baru

Agregasi Jum'at 14 September 2018 13:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 14 320 1950388 serikat-pekerja-berharap-utang-garuda-bisa-diselesaikan-direksi-baru-f0Le8mV273.jpg Garuda Indonesia. Foto: Okezone

JAKARTA – Perombakan jajaran direksi PT Garuda Indonesi (Persero) Tbk (GIAA) direspon positif oleh jajaran karyawan dan para pilot yang berharap bisa membawa perubahan lebih baik lagi, khususnya dalam kinerja kerugian tidak lagi rugi.

Ketua Umum Serikat Karyawan PT Garuda Indonesia (Sekarga) Ahmad Irfan Nasution mengatakan, pihaknya siap bekerjasama dengan jajaran direksi baru menuju Garuda yang lebih baik.

”Kami ini anak-anak mereka dan kami siap bekerjasama dengan direksi agar Garuda bisa terbang tinggi dan otomatis ketika Garuda bisa maju, karyawan pasti happy," ujarnya di Jakarta.

Dirinya pun berharap, direksi yang baru ditunjuk dapat menyelesaikan pekerjaan rumah PT Garuda Indonesia selama ini. Seperti, masalah utang di mana Garuda dianggapnya belum dapat melunasi utang-utangnya. Disampaikannya, pekerjaan rumah yang harus dibenahi adalah masalah utang.

“Mengapa tidak bisa bayar utang, karena tidak bisa jualan. Sekarang, harapan kita adalah mari kita sama-sama membesarkan Garuda dan menguasai pasar," tuturnya.

Dia melanjutkan, jajaran Direksi Garuda Indonesia yang baru adalah orang-orang yang mengerti akan bisnis penerbangan."Orang yang menduduki jabatan direksi adalah orang yang mengerti airline bisnis. Kalau kita lihat track record-nya," sebut Irfan.

Untuk itu, menurutnya, hal tersebut adalah pekerjaan perseoan bersama-sama karyawan dan direksi, bagaimana saling merangkul, bagaimana saling kerjasama untuk Garuda lebih baik.

Sementara Presiden Asosiasi Pegawai Garuda (APG), Capt Bintang Hardiono mengatakan, Direktur Operasional Garuda Indonesia sudah seharusnya berasal dari internal dan juga seorang penerbang pesawat Garuda Indonesia.

"Menurut aturan undang-undang, direktur operasi itu adalah orang yang memiliki kompetensi sebagai penerbang, dia punya license, dan seorang Captain. Jadi, dibilang mewakili ya, itu adalah sudah mendengarkan suara daripada teman-teman kita," kata Bintang.

Sebagai informasi, berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) mengangkat direktur utama PT Garuda Indonesia Tbk sekarang I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra menggantikan Pahala N Mansyuri. Sementara, posisi direktur operasi yang baru dijabat oleh Capt.Bambang Adisurya Angkasa menggantikan Triyanto Moeharsono. Sebelum ditunjuk sebagai Direktur Operasi, Capt.Adisurya merupakan karyawan aktif dan seorang pilot senior Garuda Indonesia.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M Soemarno bilang, pergantian jajaran direksi Garuda dan termasuk direktur utama tidak terlepas dari faktor keahlian masing-masing individu.”Ya, ada rotasi itu biasa. Kami lihat expertise masing-masing. Ada tempat yang butuh keahlian misalnya di tempat A butuh yang ahli B, dasar pertimbangannya itu, tidak terlepas juga dari kinerja operasional yang kami lihat selama satu tahun," ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan, perombakan direksi juga melihat tantangan ke depan. “Di Garuda Indonesia kami butuhkan expertise yang bagaimana itu kami lihat. Jadi, semua kami analisis secara total, tujuannya untuk meningkatkan kinerja BUMN, kerja lebih erat antara dewan komisaris dan direksi," pungkasnya.

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini