nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menko Darmin: Proyek yang Ditunda Bukan Hanya Ketenagalistrikan

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 14 September 2018 15:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 14 320 1950484 menko-darmin-proyek-yang-ditunda-bukan-hanya-ketengalistrikan-e8m5qUwDUk.jpeg Menko bidang Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Yohana/Okezone)

JAKARTA - Pemerintah akan menunda sejumlah proyek strategis nasional (PSN). Hal ini untuk menekan impor sebab berpengaruh pada melebarnya defisit transaksi berjalan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution Darmin Nasution memastikan, kebijakan penundaan bukan hanya pada proyek ketenagalistrikan.

"(Tidak hanya ketenagalistrikan) bisa juga yang lain, tergantung jika proyek itu masih persiapan (belum financial closing)," ujar Darmin di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Darmin Nasution dan Yasonna Bicara Perbaikan Iklim Usaha dan Revitalisasi Hukum 

Dia menjelaskan, hingga saat ini pemerintah terus mengkaji proyek apa saja yang akan ditunda. Sebab perlu dilakukan penghitungan yang tepat untuk penundaan dilaksanakan pada proyek-proyek tersebut.

"Harus dihitung ditundanya berapa lama, setiap proyek itu kan tidak bisa ditunda ramai-ramai 5 tahun gitu. Misal listrik, ramai-ramai digeser 5 tahun, nanti kalau tahun ketiga kurang bagaimana? Repot itu namanya," jelasnya.

Oleh sebab itu, setiap sektor butuh untuk dirinci mengenai kebutuhannya, sehingga bisa menetapkan proyek apa dan berapa lama dilakukan penundaan pada proyek tersebut. "Makanya, kalau perlu ditunda sampai 5-6 tahun ya dilakukan. Artinya tergantung kebutuhannya, kalau di list ada 10 atau 12, misalnya, tahun depan ditunda dua, tahun depan lagi dua atau tiga," paparnya.

 Darmin Nasution dan Yasonna Bicara Perbaikan Iklim Usaha dan Revitalisasi Hukum

Darmin, memastikan proyek-proyek yang ditunda tersebut masih dalam tahap persiapan dan belum financial closing. Sebab, tak bisa menghentikan proyek yang sudah financial closing karena sudah mendapatkan pembiayaan dari investor.

"Juga kalau jalan sudah dibangun setengah masa kita hentikan. Pelabuhan mulai digali, terus ditinggalin, kan repot. Ini dipilih," katanya.

Untuk diketahui, pemerintah memastikan menunda proyek kelistrikan 15.200 Megawatt (MW) atau 15,2 Gigawatt (GW). Proyek tersebut merupakan bagian dari program 35.000 MW yang dicanangkan pemerintah.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini