nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Buyback Saham, Cikarang Listrindo Siapkan Rp295 Miliar

Agregasi Selasa 18 September 2018 12:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 18 278 1951989 buyback-saham-cikarang-listrindo-siapkan-rp295-miliar-p21sop9a77.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Menjaga pertumbuhan harga saham di pasar, PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) berencana pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya 321,74 juta saham atau 2% dari jumlah modal ditempatkan perseroan. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta.

Guna memuluskan aksi korporasi tersebut, perseroan memperkirakan biaya buyback saham sebanyak-banyaknya USD20 juta atau setara dengan Rp295,88 miliar dengan asumsi kurs tengah Rp14.794 per dolar AS. Perseroan berencana untuk menyimpan saham yang telah dibeli kembali untuk dikuasai sebagai saham treasuri untuk jangka waktu tidak lebih dari 3 tahun.

Selain itu, perseroan sewaktu-waktu dapat menjual saham tersebut di bursa efek maupun di luar bursa, ditarik kembali dengan cara pengurangan modal, melaksanakan progran ESOP atau MESOP, dan melaksanakan konversi efek bersifat ekuitas.

 

Dengan dilaksanakannya pembelian kembali tersebut, maka akan meningkatkan laba per saham sehingga jumlah dividen yang dapat dibagikan kepada para pemegang saham akan meningkat.

Lebih lanjut, manajemen Cikarang Listrindo menuturkan kondisi tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas harga saham di masa yang akan datang. Saham perseroan masih dapat berfluktuasi sehingga pergerakan harga saham dapat turun secara tajam yang pada dasarnya tidak mencerminkan kondisi fundamental dan prospek perseroan.

Sepanjang tahun berjalan 2018, harga saham POWR telah terkoreksi 26,54% ke level Rp955 per saham pada akhir perdagangan Jumat 15 September 2018.

POWR menunjuk PT Indopremier Sekuritas untuk melakukan buyback. Untuk memperoleh izin melaksanakan buyback, POWR akan menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 24 Oktober 2018.

 

Sebagai informasi, tahun ini perseroan menargetkan penambahan 100 pelanggan listrik baru. Di mana hingga Juni, perseroan mencatat telah menambah 31 pelanggan baru. Target utama pelanggan POWR adalah perusahaan yang beroperasi di kawasan industri Cikarang, Jawa Barat. Sejumlah kawasan industri tersebut meliputi Kawasan Industri Jababeka, Kawasan Industri MM2100, East Jakarta Industrial Park, Hyundai Inti Development dan Lippo Cikarang.

Direktur Keuangan PT Cikarang Listrindo Tbk, Christanto Pranata pernah bilang, perseroan menyakini target tersebut bakal tercapai. Perusahaan mencatat sebanyak 82% kliennya sudah berlangganan listrik lebih dari lima tahun. Alhasil, Cikarang Listrindo mengklaim punya catatan churn rate 0,1% terhadap total jumlah pelanggan. Churn rate adalah persentase pelanggan yang meninggalkan pemasok dalam jangka waktu tertentu.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini