nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPR Rp50 Triliun untuk 400.000 Rumah Subsidi di Jakut

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 21 September 2018 20:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 21 470 1953939 kpr-rp50-triliun-untuk-400-000-rumah-subsidi-di-jakut-8QToADKivE.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk di Provinsi DKI Jakarta, khususnya Jakarta Utara yang akan mendorong kebutuhan pembiayaan perumahan.

“Pertumbuhan sektor perdagangan yang menjadi nadi ekonomi Jakarta Utara dan tingginya rata-rata pertumbuhan jumlah penduduk Jakarta Utara menjadi alasan kami meningkatkan status outlet kami di Pluit,” kata Direktur Bank BTN Dasuki Amsir dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (21/9/2018).

Berdasarkan data BPS pada tahun 2017, jumlah penduduk di wilayah Jakarta Utara adalah sebesar 1.799.953 jiwa, atau tumbuh sekitar 2% dibandingkan tahun 2016.

 

Adapun dalam perhitungan BPS, pertumbuhan rata-rata penduduk di Jakarta Utara dapat mengalami peningkatan sekitar 0,6% per tahun.

Alhasil, Bank BTN mengasumsikan rumah tangga di Jakarta Utara pada tahun 2025 membutuhkan tempat tinggal sekitar 1,4 juta unit, dengan asumsi 400.000 unit di antaranya adalah rumah subsidi.

Sekadar informasi, BTN meningkatkan status Kantor Cabang Pembantu Pluit, menjadi Kantor Cabang (KC) penuh. KC Pluit akan membawahi sekitar 3 outlet Kantor Cabang Pembantu dan 10 outlet Kantor Kas dengan target dapat meraup Dana Pihak Ketiga (DPK), baik giro, tabungan atau deposito sebesar Rp1,2 triliun dalam 3 tahun ke depan.

 

Sebagai Bank yang fokus pada kredit properti dan menjadi bank pelaksana dari Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), maka potensi KPR yang tinggi dapat menjadi ceruk bisnis bagi Bank BTN.

“Dengan melihat potensi yang ada, kami harap KC Pluit dapat mengambil porsi pembiayaan KPR subsidi di Jakarta Utara dengan nilai nominal kurang lebih Rp50 triliun hingga tahun 2025,” kata Dasuki.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini