nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pendaftaran CPNS Dibuka, 1 Juta Pelamar Bisa Buat Akun SSCN Tiap Hari

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 26 September 2018 17:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 26 320 1955950 pendaftaran-cpns-dibuka-1-juta-pelamar-bisa-buat-akun-sscn-tiap-hari-bjF2TYKkXf.jpg Foto: Pendaftaran di SSCN (Giri/Okezone)

JAKARTA - Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 secara resmi dibuka. Para calon pelamar pun mulai bisa melakukan registrasi akun mulai hari ini hingga 10 Oktober 2018 mendatang.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan, setiap harinya para pelamar CPNS bisa melakukan registrasi akun via portal SSCN. Sebanyak 1 juta pelamar bisa melakukan registrasi akun lewat portal SSCN.

"Batasan akses terhadap data kependudukan, per hari kami dibatasi 1 juta. Kalau kami sampaikan per hari ini ada 500.000 berarti masih ada 500.000 lagi," ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Rabu (26/9/2018).

 Baca Juga: Pelamar Sulit Registrasi Akun di Hari Pertama Pendaftaran CPNS, Ini Penjelasan BKN

Menurut Ridwan, angka tersebut setelah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk melakukan verifikasi data Nomer Induk Kependudukan (NIK) dan juga Kartu Keluarga (KK). Selama pendaftaran berlangsung, Kemendagri memberikan jatah kepada portal SSCN untuk bisa mengakses data kependudukan sebanyak 15 juta.

 

Seperti diketahui untuk melakukan registrasi pelamar harus memasukan data kependudukan. Oleh karena itu, BKN bermaksud untuk mengintegrasikan data kependudukan portal SSCN dengan Kemendagri.

"Kami punya jatah 15 juta, pendaftaran 15 hari artinya setiap hari 1 juta pelamar," ucapnya.

 Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka Hari Ini hingga 10 Oktober 2018

Meskipun hanya dibatasi 1 juta saja, namun dirinya memastikan masyarakat tetap bisa melakukan registrasi. Sebab dirinya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Menjelang 750 hampir 800 akses teman teman di back office akan melakukan tindakan prinsipnya teman teman disdukcapil akan membantu. Tidak akan ada akses hari ini habis dan tidak bisa mendaftarkan lagi," jelasnya.

Lagipula menurutnya, angka tersebut sudah cukup untuk mengakomodir seluruh pelamar. Pasalnya jumlah ini jauh lebih besar dibandingkan institusi lainnya seperti BPJS Kesehatan hingga Bareskrim Polri.

"Tapi tidak pernah mendekat angka itu (1 juta). Basis 1 juta itu adalah basis default kami dengan Disdukcapil. Tapi yang jelas kalo kita lihat saingan kita ya Bareskrim polri saja hanya 67.000 kita sudah 500.000 . BPJS 112.000 akses," kata Ridwan.

 

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini