nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menhub Bentuk Tim Cepat Tanggap Darurat Gempa Palu, Ini Tugasnya

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Sabtu 29 September 2018 17:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 29 320 1957402 menhub-bentuk-tim-cepat-tanggap-darurat-gempa-palu-ini-tugasnya-4KlgdVHaoN.jpg Foto: Menhub (Okezone)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan membentuk Quick Response Team di lapangan serta posko khusus di kantor pusat untuk mempercepat pelaksanaan tanggap darurat.

Hal ini dilakukan menyusul terjadinya gempa bumi berkekuatan 7,7 SR yang terjadi pada Jumat sore 28 September 2018 di Sulawesi Tengah atau tepatnya di Kota Palu.

"Saya minta agar dibentuk sebuah Quick Response Team yang diterjunkan ke lapangan dan bentuk posko khusus terkait penanganan gempa Palu yang efektif bekerja mulai hari ini di kantor pusat Kemenhub sehingga proses koordinasi antara petugas di lokasi kejadian dan kantor pusat dapat efektif," ujar demikian instruksi Menteri Perhubungan tentang Penanganan Kondisi Darurat Pasca Gempa di Sulawesi Tengah yang ditujukan ke jajaran Kementerian Perhubungan, Sabtu (29/9/2018).

 Baca Juga: Dua Faktor yang Diduga Jadi Penyebab Tsunami di Palu

Lebih lanjut Instruksi Menteri Perhubungan yang disirkulasi ke jajaran Kementerian Perhubungan melalui media komunikasi Internal Kemenhub pada jumat 28 September 2018 pukul 22.20 WIB, juga meminta untuk melakukan pengecekkan terhadap beberapa fasilitas transportasi baik udara dan laut yang terkena dampak gempa bumi tersebut.

"Saya menginstruksikan kepada jajaran di Kemenhub untuk melakukan pengecekan fasilitas sarana dan prasarana transportasi seperti bandara maupun pelabuhan pada daerah yang terkena dampak gempa," jelas Menhub Budi.

 Kondisi Pantai di Kota Palu Pascatsunami

Menurut laporan yang diterima terjadi kerusakan di antaranya Bandara SIS Al-Jufri Palu dan Pelabuhan Ogoamas. Kemenhub juga masih menunggu informasi keadaan di sejumlah Pelabuhan yang belum terkonfirmasi karena putusnya jaringan komunikasi akibat gempa.

"Telah terjadi kerusakan di beberapa fasilitas transportasi seperti keretakan Aerodrome Control Tower Bandara SIS Al-Jufri serta retak di Talaud dan terjadi pergeseran dermaga ke sisi kanan sepanjang 3 cm di Pelabuhan Ogoamas. Saya meminta jajaran untuk berkoordinasi dan terus melakukan pengecekkan kerusakan akibat gempa pada seluruh fasilitas transportasi," terang Menhub Budi.

 Baca Juga: Runway Bandara Palu Rusak 400 Meter, Baru Bisa Digunakan untuk Pesawat Kecil

Dalam kesempatan tersebut, Menhub Budi juga menyampaikan duka mendalam terhadap para korban pada musibah gempa bumi di Sulawesi Tengah.

"Saya turut berduka atas korban jiwa dalam musibah gempa bumi di Sulawesi Tengah. Semoga Allah SWT memberikan kesabaran dan kekuatan pada saudara-saudara kita yang di sana," tutup Menhub.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini